Dua Penderita DBD Meninggal Dunia

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Hingga pekan pertama Maret 2017 lalu, jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mencapai 59 orang. Dari jumlah tersebut dua orang diantaranya meninggal dunia.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Sunhadi, kepada suarabanyuurip.com, Jumat (17/3/2017). Menurut dia, jumlah penderita dan korban meninggal akibat DBD dalam kurung waktu tiga tahun terakhir ini terus meningkat.

Sesuai catatannya, pada tahun 2014 lalu jumlah penderita DBD sebanyak 151 orang dengan jumlah korban meninggal sebanyak 3 orang. Kemudian tahun 2015 meningkat menjadi 565 orang dengan jumlah korban meninggal sebanyak 7 orang. Di tahun 2016 jumlah penderita menurun 543 orang, namun korban meninggal meningkat menjadi 18 orang.

“Untuk tahun ini, hingga per 8 Maret  jumlah penderita DBD sebanyak 59 orang, 2 diantaranya meninggal dunia,” kata Sunhadi.

Dinas Kesehatan mengaku telah memberikan peringatan dini kepada masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran serangan DBD.  Salah satunya dengan cara pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yakni menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, mengubur barang bekas, dan plus dengan menghindari gigitan nyamuk.

Baca Juga :   Minta Tingkatkan Aspek Pelayanan Kesehatan

“Kalau melakukan foging atau pengasapan hanya membunuh nyamuk dewasa. Bahkan foging ini juga beracun,” pungkasnya.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *