Sarankan Tanah Wonocolo Ditanami Pepohonan

tanah wonocolo

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Geolistrik yang dipasang  Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Bojonegoro, Jawa Timur, pada lokasi tanah retak di RT 07 RW 02 Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, beberapa waktu lalu, telah keluar hasilnya. Komponen tanah di lokasi tersebut berupa batuan dan lempung dengan kedalaman sekira 10-15 meter dari permukaan. 

Komponen tanah seperti itulah yang menjadikan lokasi tersebut mudah longsor. Karena itu, saat ini lokasi tersebut telah dikosongkan, dan empat kepala keluarga (KK) yang menempati rumah di tempat itu sebelumnya telah direlokasi. 

“Hasil ini kita sudah memberikan rekomendasi kepada pemerintah desa,” Kepala Sub Bagian Sumber Daya Mineral (Kasubag SDM) dan Lingkungan Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Bojonegoro, Dadang Aris kepada suarabanyuurip.com, Jumat (17/3/2017).

Rekomendasi yang diberikan agar pemerintah desa setempat melakukan penanaman pohon yang berakar kuat atau jenis bamboo untuk menahan longor. Selain itu, untuk mengurangi beban gelincir harus dibuat sistem terasiring sehingga saat hujan turun air cepat mengalir.

Baca Juga :   Semarak Kemerdekaan di Ladang Migas Blok Cepu

“Karena selama ini sifatnya hanya menahan air,” ucapnya.

Pihaknya juga menghimbau kepada warga yang tinggalnya di sekitar tebing curam untuk senantiasa waspada karena berpotensi longsor. 

Sebelumnya, pada Februari lalu, tanah tersebut mengalami retak dan longsor yang didahului dengan suara dentuman keras. Dentuman terjadi akibat adanya tekanan bawah tanah. Empat KK dengan 11 jiwa yang tinggal di lokasi kejadian telah direlokasi ke tempat yang aman.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *