BBC Gelar Turnamen Catur di Kedungtuban

Lomba catur kedungtuban

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Tak kurang dari 66 peserta mengikuti turnamen terbuka Catur non master yang diselenggarakan Benteng Bajo Club (BBC) di Balai Desa Bajo, Kecamatan, Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (19/3/2017).

“Semula kita ngobrol-ngobrol kecil bersama penggemar catur. Dari obrolan itulah muncul ide untuk menyelenggarakan turnamen catur. Tujuannya menghidupkan Catur di Kedungtuban,” kata Ketua BBC, Ardi Krisdiyanto, kepada suarabanyuurip.com.

Dia menjelaskan, dalam gelaran turnamen catur tersebut diikuti oleh 66 peserta. Berlangsung selama satu hari dengan menggunakan sistem point. “Jadi peserta bermain sebanyak lima kali dengan lawan yang berbeda,” ungkapnya. 

Pihaknya sengaja tidak menggunakan sistem gugur pada turnamen tersebut. Sehingga peserta bisa merasakan bermain dengan lawan dan kemampuan yang berbeda. “Kami terapkan sistem yang sering digunakan Percasi (Persatuan Catur Seluruh Indonesia), dan mereka sangat antusias mengikutinya,” ujarnya. 

Dalam turnamen terbuka itu, lanjut dia, tidak hanya diminati oleh orang dewasa. Bahkan dari anak-anak pun tidak mau ketinggalan. “Dari 66 perserta, ada 4 orang peserta berasal dari anak SMP dan 5 orang peserta dari anak-anak SD,” terangnya. 

Baca Juga :   Unigoro Gelar Kejuaraan Seni Pencak Silat se Kabupaten Bojonegoro, Begini Cara Daftarnya

Menurutnya, anak-anak itu sangat antusias dan tidak minder meskipun berhadapan dengan orang dewasa. “Saya sendiri sangat support luar biasa dan bangga dengan semangat mereka. Mudah-mudahan kedepan muncul bibit-bibit pecatur baru yang handal,” ungkapnya. 

Pihaknya berharap, Catur di wilayah Kedungtuban bisa hidup karena sudah ada wadah yang bisa mengakomodir. “Tidak lagi hanya bermain catur di gardu-gardu dan di warung,” ujarnya. 

Untuk diketahui, peserta yang turut serta dalam turnamen tersebut bukan hanya dari Kecamatan Kedungtuban saja. Tetapi juga berasal dari wialayah sekitar, seperti Randublatung, Cepu, Doplang, bahkan berasal dari Kecamatan Blora. Dalam turnamen itu hanya mengambil peringkat 1 sampai dengan 10. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *