SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Sejumlah warga Desa Nglobo, Kecamatan, Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menuntut Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu Alas Dara Kemuning (PEPV ADK) memperbaiki jalan yang rusak tersebut sebelum dilaluinya sebagai kegiatan operasi pemboran eksplorasi sumur NGU-1X pada struktur Kemuning lapangan Nglobo.Â
Tuntutan ini disampaikan awal agar tidak kecolongan seperti sebelumnya. Sebab beberapa kali warga menyampaikan keluhan perihal kerusakan jalan kepada perusahaan Migas yang beroperasi, namun tidak ada tindakan nyata. “Kalau perlu ada hitam di atas putih. Jangan sampai hanya janji-janji saja, yang dulu-dulu seperti itu,” kata Mulyono, tokoh masyarakat Nglobo.Â
Ketua LKMD Desa Nglobo, Suntaat, mengatakan, Â mobilitas peralatan berat perusahaan Migas turut andil memparahnya kerusakan jalan di Nglobo. Beberapa waktu lalu sejumlah warga Nglobo menggelar aksi tanam pisang di ruas jalan yang rusak.
“Aksi tersebut sebagai bentuk pelampiasan karena tuntutan perbaikan jalan yang pernah disampaikan tidak ditanggapi,” tandasnya.Â
Sementara, Agung Pudjo, Ketua BPD Nglobo, menyatakan, belum lama ini pernah digelar pertemuan menindaklanjuti tuntutan warga. Dalam pertemuan yang difasilitasi pihak kecamatan telah disepakati pembagian perbaikan kerusakan jalan antara PEPC ADK dan PT Geo Cepu Indonesia.
“Mohon kesepakatan itu segera direalisasikan. Jangan sampai kerusakan jalan dibiarkan berlarut-larut. Kerusakan jalan itu sudah memakan korban, sudah ada warga yang jatuh dari sepeda motor saat melewati jalan itu,” ucapnya.Â
“Jalan menuju desa kami rusak. Kami berharap PEPC ADK yang akan melakukan pengeboran di desa kami turut andil memperbaiki kerusakan jalan tersebut,” ujar Kepala Desa Nglobo, Sujatmiko, saat sosialisasi rencana pemboran eksplorasi sumur NGU-1X yang dilaksanakan di Balai Desa Nglobo oleh PEPC ADK, Senin (16/3/2017) lalu.Â
Menanggapi tuntutan warga tersebut, Operation Manager PEPC ADK Dwi Priyo Wibowo, menegaskan, bahwa pihaknya komitmen untuk memperbaiki kerusakan jalan di Nglobo. Namun perbaikan tersebut menunggu waktu yang tepat.
“Begitu sudah tidak hujan, kami akan melakukan perbaikan. Kalau masih hujan terus, percuma jalan diperbaiki. Sebab, akan cepat rusak lagi,” katanya. (ams)