SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan – Taman Desa Kendal Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menjadi destinasi wisata baru kota soto. Meski baru dibangun sejak tiga bulan, taman yang berada sekitar 100 meter dari waduk Babat Barage ini setiap harinya selalu ramai didatangi pengunjung. Tidak saja dari wilayah Kabupaten Lamongan namun juga banyak yang datang dari wilayah Tuban dan Bojonegoro.
“Selama ini banyak wisatawan yang datang ke waduk Babat Barege, juga selalu menyempatkan berkunjung ketaman Desa Kendal. Saat akhir pekan dan hari libur jumlah wisatawan bisa mencapai ratusan. Pengunjung selain berfoto-foto juga menikmati kuliner, ” kata Kades Kendal Rois Purwo, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (23/3/2017).
Taman Kendal sendiri uniknya dibangun atas keprihatinan seringnya terjadi kecelakaan di area setempat. Jalan yang menanjak dan menikung tajam menuju ke lokasi Waduk sering menyebabkan terjadi kecelakaan kendaraan dari dua arah. Seringnya terjadi kecelakaan jalan tersebut dikenal dengan jalur tengkorak.
Keprihatinan itulah yang menimbulkan gagasan Kades dan Karang Taruna (Kartar) Kendali Sodo, Desa Kendal membangun taman di lokasi tersebut.
“Desain dan semua bentuk karya seni dikerjakan semua oleh anggota Kartar.Modalnya juga dari swadaya,” cetus Rois Purwo.
Keberadaan taman tidak hanya untuk berwisata namun juga dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan oleh pemerintah desa dan Kartar Kendali Sodo. Diantaranya bedah buku, pemutaran dan diskusi film dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Dalam waktu dekat taman Kendal akan dilengkapi dengan perpustakaan. Tak jauh dari taman juga akan dibangun area balap motor.
“Selama ini waduk Babat Barage menjadi ajang balap liar. Nanti kami akan mengakomodir dengan membuat lokasi balap motor agar tidak ada balap liar lagi,” tandas Purwo.
Salah satu pengunjung dari Boureno, Bojonegoro, Firman mengaku, sudah dua kali datang ke taman Kendal. “Bentuk tamannya unik dan Artistik. Bisa foto-foto dan menikmati kemegahan waduk dari sini,” ujarnya.(tok)