Inilah yang Harus Disiapkan BBS Kelola Blok Tuban

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan, untuk melangkah lebih jauh lagi dalam mengelola Blok Tuban, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bojonegoro, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) harus menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu.

“Yang pertama terkait regulasi, harus ada regulasi yang mengatur perluasan tupoksi BBS,” tegas Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Sukur Prianto, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (6/4/2017).

Setelah regulasinya ada, kemudian harus ada perbaikan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di tubuh BBS sekarang ini. Harus diisi dengan orang-orang yang punya kapasitas dan dedikasi untuk menjadi operator Minyak dan Gas Bumi (Migas) di Blok Tuban.

Menurutnya, jika BBS masih diisi dengan karyawan itu-itu saja jelas tidak akan mampu. Harus ditambah personelnya dengan skill yang benar-benar mumpuni.

“Selanjutnya, persiapan dalam permodalan,” tandasnya.

Persiapan jelang berakhirnya kontrak Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ) pada Februari 2018 mendatang, harus benar-benar matang. Karena, ini bukan bisnis membuka warung kopi atau warung makan.

Baca Juga :   Ditarget Onstrem 2021, Proyek Gas JTB Capai 87% lebih

“Tapi bisnis to bisnis yang butuh uang ratusan miliar,” tukasnya.

Untuk persiapan dana, tidak bisa semuanya dicover oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Bisa saja, dengan melakukan pinjaman di Bank atau bermitra dengan perusahaan lain.

“Jadi kalau tiga hal diatas belum disiapkan, ya tentu tidak bisa jalan,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *