ADD dan DD Belum Cair, Perangkat Gigit Jari

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Belum diterimanya Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD), membuat perangkat desa gigit jari. Karena belum mendapatkan tunjangan hingga saat ini. Salah satunya Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

“Iya, kalau perangkat desa selain sekdes ya belum terima uang gaji dan tunjangan,” kata Sekretaris Desa (Sekdes) Ngampel, Hantoyono, kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (8/4/2017).

Meskipun pendapatan desa bukan hanya dari ADD dan DD, namun untuk gaji dan tunjangan perangkat desa diambilkan dari dua sumber pendapatan tersebut.

“Pendapatan asli desa kami mencapai Rp1,3 miliar,” tukasnya.

Dari total tersebut rinciannya, untuk Tanah Kas Desa (TKD) yang disewa operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) sebesar Rp88 juta, TKD Celengan sebesar Rp24 juta, bagi hasil Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Rp5 juta, DD Rp754 juta, ADD Rp376 juta, bagi hasil pajak dan retribusi daerah Rp30 juta, Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) Rp111 juta.

“Yang sudah cair BOSDA langsung disalurkan ke lembaga sekolah, sama sewa TKD,” imbuhnya.

Baca Juga :   Pasca Debat Publik, KPU Bojonegoro Lanjut Tahap Distribusi Logistik Pilkada 2024

Belum diterimanya ADD dan DD, menurut Hantoyono, selain dilakukan kolektif, ada persyaratan administrasi yang masih harus dilengkapi.

“Ya kalau saya hanya nunggu tunjangan, gaji sudah cair,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepla Urusan (Kaur) Keuangan Pemerintah Desa (Pemdes) Ngampel, Pariman, mengakui belum diterimanya gaji dan tunjangan dari desa.

“Memang kondisinya begini, bagaimana lagi,” imbuhnya.

Meski belum mendapatkan gaji dari jerih payahnya selama tahun 2017 ini, Pariman tetap berharap pencairan segera dilakukan. Agar dapat memenuhi biaya hidup sehari-hari.

“Harus cari sampingan, kalau tidak ya tidak punya penghasilan,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *