SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Â Persolan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap puluhan tenaga kerja (Naker) di lapangan sumur minyak tua oleh vendor di bawah naungan Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamina, PT Geo Cepu Indonesia (GCI), terus bergulir. Tenaga Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Blora, Jawa Tengah, menjadwalkan mediasi untuk menyelesaikan masalah tersebut, Selasa (11/4/2017) besok.
Pertemuan ini rencananya akan diikuti buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Kontrak Pertamina (SPKP) Cepu, PT GCI, dan Pertamina EP Aset IV Field Cepu.Â
Kepala Bidang Hubungan Industrial Disperinaker Blora, Zukhri mengatakan, mediasi besok merupakan tindak lanjut dari mediasi yang pernah dilakukan di Mapolres Blora yang berujung pada aksi mogok yang dilakukan para buruh.
“Hari ini kami sudah melayangkan surat kepada GCI maupun serikat pekerja, serta para vendor yang terlibat dalam usaha GCI. Kami juga mengundang pihak Pertamina, ” kata dia, Senin (10/4/2017).Â
Kehadiran sejumlah pihak tersebut dianggap perlu mengingat adanya perselisihan industrial di lingkup pekerjaan PT GCI.
“Agenda yang akan dilakukan adalah melakukan klarifikasi dan penyelesaian masalah industrial diruang lingkup PT GCI,” kata dia.Â
Jika dalam mediasi yang akan dilakukan besok menemui jalan buntu, lanjut dia, maka bisa diselesaikan di pengadilan.
“Tapi kami harap jangan sampai ke pengadilan, karena harus dimulai dari tahapan awal. Jika sudah masuk ke pengadilan, kami dari Dinas juga sudah tidak bisa berbuat apa-apa,” pungkas Zukhri.(ams)