SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Semua sekolah SMA di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, telah menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Namun karena keterbatasan komputer yang dimiliki sekolah menjadikan pelaksanaan UNBKÂ harus dilaksanakan dalam tiga sesi.
Bupati Lamongan, Fadeli mengatakan, pelaksanaan UNBK tingkat SMA tahun ini meningkat. Jika tahun lalu hanya 24 sekolah, namun tahun 2017 ini semua sekolah sudah melaksanakan UNBK.
“Ini luar biasa, meskipun pelaksanaannya dilaksanakan tiga sesi,” kata Fedeli saat meninjau pelaksanaan UNBK tingkat SMA di SMAN 2 Lamongan, Senin (10/4/2017).
Karena itu pihaknya mentargetkan pelaksanaan UNBK tahun depan di wilayahnya dapat dilaksanakan dalam satu sesi. Dengan begitu akan semakin memberikan kenyamanan bagi siswa.
“Saya harapkan tahun depan agar ada percepatan. Sehingga UNBK sudah bisa dilakukan dalam satu sesi saja,” tegasnya.
Selain menggelar beberapa kali tryout, pihak sekolah juga telah menyiapkan teknis dalam pelaksanaan UNBK tahun ini. Seperti genset sebagai cadangan jika terjadi pemadaman listrik, dan jaringan internet.
“Insya Allah semua berjalan lancar dan maksimal,” sambung Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Adi Suwito dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur di Lamongan Sun’ah.
Sesuai data yang ada, UNBK SMA 2017 di Lamongan diikuti 10.645 siswa SMA dan MA, baik negeri maupun swasta. Mereka berasal dari 146 lembaga yang terdiri dari 70 SMA dan 76 madrasah.(tok)