Lima SMA Numpang UNBK di Sekolah lain

UNBK SMA Tuban

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Keterbatasan sarana dan prasarana mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dirasakan oleh lima Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Solusinya semua peserta ujian dari lima SMA tersebut terpaksa numpang ke sekolah lain yang memiliki sarana lengkap.

“Ada lima sekolah yang nebeng UNBK di sekolah lain,” ujar anggota Dewan Pendidikan Tuban, Sriwiyono, kepada suarabanyuurip.com, Senin (10/4/2017).

Kelima sekolah tersebut meliputi, SMA Mualimin Tuban nunut di SMAN 3 Tuban. SMA Islamiah Senori nunut di SMAN Singgahan. SMA IBAAK Kamil Bancar nebeng di SMAN Bancar. SMA Thorikul Huda Soko nebeng di SMAN Rengel. SMA Terpadu Al-Islah Soko numpang UNBK di SMAN Soko.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Tuban jauh hari sudah menyampaikan bagi sekolah yang tidak menyelenggarakan ujian harus mengizinkan, jika sarana dan prasaranannya digunakan lembaga lainnya untuk mempercepat pelaksanaan UNBK 2017.

Sesuai data yang ada, jumlah peserta ujian tingkat SLTA tahun 2017 di Kabupaten Tuban sebanyak 10.950 siswa dengan jumlah lembaga 105 sekolah yang terdiri dari SMK/SMA/MA Tuban. Jumlah tersebut baik yang menggelar UNBK ataupun Ujian Nasional Kertas Pensil (UNPK). 

Baca Juga :   Bupati Bojonegoro Dorong Siswa Sekolah Rakyat Menatap Masa Depan Lebih Baik

Rincian lembaga yang menggelar UNBK, yakni 4.884 siswa dari 29 lembaga SMK, 3.634 siswa dari 36 SMA, dan 569 siswa dari 2 MA. Sedangkan lembaga yang menggelar UNKP jumlah siswanya lebih sedikit. Terdiri 1.859 siswa dari 36 MA, dan 4 siswa dari SMA Luar Baisa (LB).

“Untuk UNBK SMK digelar sejak tanggal 3-6 April 2017, sedangkan ujian sekolah lainnya dilaksanakan serentak tanggal 10-13 April 2017.” jelasnya.

Salah satu sekolah yang menggelar UNBK, MAN Tuban menyediakan sedikitnya tiga ruangan untk pelaksanaan ujian yang digunakan tiga sesi. Tiap-tiap sesi pelaksanaan ujian disediakan waktu sekitar 120 menit.

“Ada 335 siswa-siswi MAN Tuban yang ikut melaksanakan UNBK. Kami menyediakan 122 perangkat komputer beserta cadangan di tiap ruang,” kata Kepala MAN Tuban, Agung H.

Bendahara Dewan Pendidikan, Ratna Handayani, yang turut menjadi tim monitoring dan evaluasi pelaksanaan UN memastikan tidak ada kendala salama ujian berlangsung. 

“Untuk mengantisipasi masalah teknis soal ketersediaan listrik, tiap sekolah yang melaksanakan UNBK telah menyediakan genset,” pungkasnya. (aim)

Baca Juga :   Siswa MI Fathul Ulum Sumberjokidul Raih Lima Kategori Jura di Festival Santri Nusantara 3

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *