Perajin Gayam Dilatih Kembangkan Produk Kerajinan

SuaraBanyuurip.comEdi Supraeko

Bojonegoro – Perajin sekitar Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendapat pelatihan pengembangan produk kerajinan yang dipusatkan di Aula Karang Taruna Desa Gayam, mulai Senin hingga Kamis (17-20/4/2017). Pelatihan yang mengambil tema “Perluasan Pasar Melalui Peningkatan Mutu dan Variasi Produk” itu dilaksanakan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

Pelatihan ini diperuntukan bagi perajin flanel dan perajin peraca yang masing-masing berjumlah delapan orang.

Saat ini ada tujuh orang perajin flanel di wilayah Kecamatan Gayam yakni di Desa Mojodelik, Gayam, Bonorejo, dan Begadon. Dari tujuh orang itu, enam perajin merupakan dampingan Jaringan Mercycorps dan satu orang binaan IDFoS.

Sedangkan untuk perajin peraca ada 3 orang  yang memiliki keterampilan produk jahit berbahan kain perca dalam satu  desa, yaitu Desa Gayam.

Dua kerajinan ini memiliki pangsa pasar yang bagus sehingga perlu dikembangkan agar produk-produk yang dihasilkan bisa bersaing dan diterima pasar.

Untuk mengembangkan produk kerajinan yang dihasilkan, para perajin mendapat sejumlah materi dari tutor handal di bidangnya. Untuk pengembangan produk flanel materi yang diberikan adalah desain produk baru seperti magnet kulkas dengan motif-motif binatang, gantungan kunci dengan motif binatang, dompet koin, dompet kacamata, dan dompet HP.

Baca Juga :   Petani Bojonegoro Sumringah, Harga Tembakau Tembus Rp 50 Ribu Per Kg

Untuk pengembangan produk kain perca target desain adalah delapan desain produk baru

dan akan dikembangkan menjadi produk-produk  seperti  tas, dompet, tempat tisu. Para peserta langsung praktek membuat produk baru kerajinan.

Tujuan pelatihan ini adalah untuk megembangkan produk kerajinan flanel dan kain perca yang disesuaikan dengan selera pasar, dan meningkatkan kapasitas kelompok perajin, terutama dalam keterampilan pengembangan produk yang sesuai dengan selera pasar.

“Diharapkan nantinya dapat membuka peluang kerja dan meningkatkan ekonomi warga,” kata perwakilan EMCL, Uckay Subqy yang akrab disapa Malik.(edi)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *