SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Ada yang berbeda dengan seragam yang dikenakan petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat (21/4/2017). Jika biasanya mereka memakai seragam resmi SPBU, hari ini mereka berpakaian adat Jawa.
Untuk petugas perempuan mengenakan jarik dan kebaya. Sedangkan untuk petugas laki-laki memkai ikat kepala menyerupai blangkon, dengan warna baju dan celana hitam .
Selain memkai pakaian adat Jawa, SPBU Cepu merupakan satu-satunya SPBU di wilayah Blora yang ditunjuk Pertamina untuk memberi pelayanan istimewa kepada pelanggan, khususnya kaum wanita dalam rangka peringatan hari Kartini ke-138. Khusus bagi pelanggan wanita medapat kupon untuk ditukarkan Bahan Bakar Minyak (BBM) secara gratis.
“Khusus hari ini operator mengenakan pakaian beskap (pakaian adat jawa) dalam melayani pelanggan,†kata Pengelola SPBU Cepu, Sutrisno kepada suarabanyuurip.com.
Bagi pelanggan wanita yang melakukan pembelian Pertalite atau Pertamax menggunakan roda dua minimal Rp20.000, mendapatkan kupon untuk ditukarkan dengan 1 liter pertalite.
Sedangkan untuk pembelian Pertalite, Pertamax maupun Pertmine Dex, minimal Rp100.000,- menggunakan mobil, akan mendapat kupon untuk ditukarkan dengan 2 liter pertalite.
“Program ini khusus untuk para pelanggan wanita,†tegasnya.
Program ini hanya berlaku selama 3 hari yakni mulai tanggal 21 Maret sampai 23 Maret 2017.  Untuk penukaran kupon dibatasi selama satu jam, yaitu mulai jam 10.00  WIB sampai 11.00 WIB.
Program seperti ini baru pertama kali dilakukan sepanjang keberadaan SPBU tersebut. Sutrisno memperkirakan, program ini dilakukan karena tingkat penjualan di SPBU Cepu cukup tinggi setiap bulannya dan paling ramai untuk di wilayah Kabupaten Blora.
“Untuk penjualan Pertamax setiap bulan rata-rata mencapai 6 ton, pertalite 7 ton, Pertamina Dex 300 liter, premium 8 ton, dan solar 7 ton,” pungkas Sutrisno merinci.(ams)