Hijaukan 13,3 Hektar Lahan Perhutani

TNI Tanam pohon

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron 

Tuban – Asisten Teritorial Kasad Mayjen TNI Widagdo Hendro Sukoco, secara resmi membuka acara tanam 13 ribu pohon di petak 86 dan 87 lahan milik Perhutani. Acara penghijauan di lahan seluas 13,3 hektar itu sebagai bentuk peringatan Hari Bumi tanggal 22 April.

Acara yang melibatkan 1.000 orang ini didukung oleh operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL), PT Semen Gresik, dan Petroganik. Untuk penyelenggaranya mulai Yayasan Pecinta Alam Acarina Indonesia (YPAAI) Tuban, Yayasan Tuban Hijau, Kodim 0811 Tuban, Perhutani, dan Forum Komunikasi Pondok Pesantren Tuban, Jawa Timur.

“Kami sangat kaget dan bangga kepedulian terhadap lingkungan di Kecamatan Rengel masih tinggi,” ujar Mayjen Widagdo, ketika ditemui suarabanyuurip.com, usai acara tanam, Sabtu (22/4/2017).

Saat ini banyaknya bencana yang melanda Indonesia, sebagian besar dampak dari rusaknya lingkungan. Oleh karena itu, melalui antusias semacam ini diharapkan mampu membuat Bumi Wali (Sebutan Tuban Lain) semakin lestari.

Tanam ribuan pohon ini juga diapresiasi oleh Wakil Bupati Noor Nahar Hussein. Sebagai pria kelahiran Rengel, dia meminta acara ini tidak hanya sebatas seremonial semata.

Baca Juga :   Bupati Bojonegoro Santuni Keluarga Korban Bencana Rp 249 juta

Cinta lingkungan dapat diwujudkan beragam cara, mulai menanam, menjaga lingkungan agar tetap bersih, menjaga habitat, maupun melindungi flora fauna di dalamnya.

“Jangan hanya seremonial tapi merawat yang ditanam itu jauh lebih penting,” terangnya.

Sementara, pembina Yayasan Pecinta Alam Acarina Indonesia (YPAAI) Tuban, M. Ali Baharudin, menjelaskan, bahwa acara ini bukan slogan semata, tapi lebih pada upaya menjaga lingkungan agar tetap aman.

Beberapa peserta yang hadir mulai diantaranya ratusan santri pondok pesantren, SMA sederajat, perhutani, masyarakat sekitar hutan, Sispala, maupun Mapala. Sebelumnya juga dideklarasikan forum masyarakat santri peduli hutan Kabupaten Tuban.

“Mari kita wujudkan cita-cita melestarikan Bumi Wali melalui aksi tanam pohon,” pungkasnya.

Diketahui, setelah selesai tanam pohon di wilayah Kecamatan Rengel, rombongan Mayjen Widagdo langsung bertolak ke Desa Sumurjalak, Kecamatan Plumpang untuk meninjau program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-98 yang dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *