Peringati Hari Bumi Tanam Pohon Kesambi

Tanam kesambi

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Ikatan Pelajar Nadhatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nadhatul Ulama (IPPNU) Ranting Kesamben, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, memilih tanam pohon Kesambi untuk memperingati Hari Bumi yang jatuh setiap tanggal 22 April. Muda mudi tersebut ingin melestarikan pohon yang memiliki banyak manfaat, utamanya sebagai bahan baku membuat jangkar perahu.

“Dulu di Kesamben banyak tumbuhan Kesambi, maka kami memilihnya,” ujar Koordinator penanaman, Ilham Yahya, kepada suarabanyuurip.com di Lapangam Bong desa setempat, Senin (24/4/2017).

Ilham mengungkapkan, tujuan dari kegiatan ini agar generasi muda memiliki rasa peduli lingkungan. Meskipun tanaman Kesambi yang ditanam tidak banyak, tapi yang terpenting harus dirawat.

Secara detail Kayu Kesambi memiliki tekstur keras, berwarna merah muda hingga kelabu. Kayu ini ulet, kenyal, dan tahan terhadap perubahan kering dan basah. Tak salah pada masa lalu, banyak difungsikan sebagai jangkar.

Seiring perubahan alam, akhirnya tanaman yang memiliki nama ilmiah Schleichera oleosa punah. Oleh karena itu, untuk memperkaya jenis tanaman di wilayah setempat ditanamlah pohon Kesambi.

Baca Juga :   Perbaiki Jalan, Pemcam Gayam Tidak Mengandalkan CSR

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Plumpang, Bambang prasetyo, menambahkan, berbicara manfaat kayu Kesambi jelas tidak ada habisnya. Mulai sering dipakai membuat alu, silinder-silinder dalam penggilingan, maupun perkakas rumah tangga.

“Yang paling sering digunakan untuk kayu bakar dan bahan pembuatan arang,” terangnya.

Selain itu, biji Kesambi juga memiliki kasiat untuk pengobatan. Cukup dipanggang sebentar, kemudian dikempa untuk mendapatkan minyaknya. Minyak Kesambi yang mengandung asam sianida dapat digunakan untuk obat penyakit kudis dan luka-luka.

Untuk penyebaran tanaman kesambi sendiri banyak tumbuh di Jawa. Utamanya di dataran rendah, sampai ketinggian sekira 1.200 meter diatas permukaan laut (mdpl). Tanaman ini bakal tumbuh subur pada daerah dengan curah hujan 750 sampai 2.500 mili meter (mm) per tahun.

“Semoga penanaman pohon Kesambi ini memberikan manfaat khususnya warga sekitar,” jelasnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *