Karyawan JOB P-PEJ Pasang Pengaman di Bawah Tower

Pasang plampung

SuaraBanyuurip.com –Ali Imron

Tuban – Setelah melakukan negosiasi bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Soko, beberapa karyawan Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) memasang pengaman di bawah tower IT (penangkal petir) setinggi 45 meter. Upaya ini untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan yang dilakukan Ahmad Sa’roni (33).

“Beberapa karyawan operator Lapangan Mudi, Blok Tuban langsung membentangkan pengaman berupa terpal,” ujar Wakapolsek Soko, Ipda Gunadi, kepada suarabanyuurip.com, ketika ditemui di sekitar Control Processing Area (CPA) Mudi Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (25/4/2017).

Dalam kondisi yang pelik semacam ini, Ipda Gunadi tidak bisa berbuat apapun selain menunggu Sa’roni turun secara sukarela. Hasil komunikasi dengan istri Sa’roni, Riska di kediamannya juga tidak ada kepastian.

Intinya keluarga Roni juga sudah pasrah, atas apa yang dilakukan pengusaha pemancingan ikan Nila di ring 1 Lapangan Mudi ini. Satu-satunya hal yang dapat dilakukan hanya menunggu, dan bersiaga apabila sewaktu-waktu nekat melompat.

Baca Juga :   Field Cepu Catatkan Kinerja Positif Selama Semester 1 2021

Sementara itu, istri Sa’roni, Riska juga tidak mengetahui rencana panjat tower yang dilakukan suaminya hari ini. Hanya saja sebulan setelah di PHK, Roni pernah mengeluh kesal terhadap JOB P-PEJ yang tidak komitmen dengan perjanjian kerja tahun 2013 lalu.

“Isi perjanjian itu bahwa JOB P-PEJ siap memberikan pekerjakan kepada suaminya sesuai skilnya,” jelasnya.

Perempuan asli Kabupaten Bojonegoro ini mengaku, bahwa suaminya hanya meminta dipekerjakan dalam bentuk apapun. Sekalipun hanya di bagian Human Resources Development (HRD), serupa pekerjaan sebelumnya.

Sampai berita ini ditulis, Field Admin Superintendent (FAS) JOB P-PEJ, Akbar Pradima belum memberikan komentar apapun soal dugaan dampak PHK yang dialami Ahmad Sa’roni.

Diketahui, aksi panjat tower IT dimulai sejak pukul 07:30 WIB. Tepat setelah Sa’roni mengantarkan anaknya berangkat ke sekolah. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *