Tim Pemantau Terbatas Flare Mudi Mulai Bekerja

tim pemantau flare

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Tim pemantau terbatas flare Lapangan Migas Mudi yang dilakukan sembilan orang perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) Tuban, Jawa Timur, Warga Desa Rahayu, Kecamatan Soko, dan Joint Operating Body Pertamina East Java (JOB P-PEJ) mulai bekerja. Sesuai kesepakatan bersama, pemantauan dilakukan selama empat hari berturut-turut di 24 titik sekitar Central Processing Area (CPA) Pad A Mudi.

“Sesuai kesepakatan ada 24 titik pantau,” ujar Kepala Desa Rahayu, Sutikno, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (25/4/2017).

Pagi ini sekira pukul 08:00 WIB, sembilan orang langsung berkumpul di Balai Desa Rahayu. Setelah itu mereka dibagi menjadi tiga bagian. Setiap bagian langsung menuju ke lokasi masing-masing.

Salah satu lokasi pengukuran bising dilakukan di Dukuh Sarirejo, Desa Rahayu. Dalam setiap pemantauan terdiri dari perangkat desa, Dinas LH dan JOB P-PEJ.

“Pemantauan akan dilakukan selama 24 jam penuh, siang dan malam,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas LH Tuban, Purnomosidi menjelaskan, hasil pemantauan baru diketahui setelah tanggal 28 April 2017 mendatang.

Baca Juga :   Kilang PPSDM Hanya Olah 300 KL

Saat ini tim masih mengumpulkan data apakah flare Mudi masih berdampak terhadap lingkungan atau sebaliknya. Sesuai peta pemantauan, 24 titik terbentang tegak lurus yang berpusat di pusat flare CPA Mudi.

Titik pantau ke arah utara nomor 1, 2, 3, 4, 5, 6. Ke arah Barat nomor 7, 8, 9, 10, 11, dan 12. Sedangkan ke arah selatan nomor 13, 14, 15, 16, 17, dan 18. Pantauan ke arah Timur titik 19, 20, 21, 22, 23, dan 24.

Pemantauan terbatas ini tertuang dalam berita acara (BA) penyelesaian tali asih dampak Flare Mudi pada tanggal 12 April 2017. Dalam pertemuan tersebut akhirnya disepakati tujuh point.

Diantaranya JOB P-PEJ bersedia memberikan tali asih kepada warga Rahayu empat bulan. Nominalnya sebesar Rp 1.122.400.000 dalam bentuk inkind atau Sembako.(aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *