Tim Penggerak PKK Diminta Ikut Entaskan Kemiskinan

TP PKK Tuban

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Bupati Tuban, Jawa Timur, Fathul Huda meminta 15 ketua Tim Penggerak PKK yang baru dilantik ikut mengentaskan angka kemiskinan di wilayahnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru, angka kemiskinan di Tuban saat ini 17 % atau naik 1 % dibanding tahun sebelumnya.

“Sebagai istri, ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan selalu di tuntut untuk ikut andil dalam membangun daerah yang dipimpin suami mereka,” ujar Bupati Fathul Huda, kepada suarabanyuurip.com, di gedung Korpri Komplek Pendopo Kridho Manunggal Tuban, Selasa, 25 April 2017.

Fathul Huda menilai ketua TP PKK kecamatan memiliki peran penting dalam mensukseskan peran suaminya. Hal ini karena TP PKK dapat menjadi wadah produktif guna meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

Lebih dari itu, PKK juga diharapkan menjadi mitra pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di daerahnya. Melalui program kesehatan, ekonomi, dan hubungan kemasyarakatan yang  harmonis yang mendorong terwujudnya kesejateraan masyarakat Tuban.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tuban, Qodiriyah Fathul Huda, menambahkan, 15 ketua PKK yang telah dilantik dapat melaksanakan tugas dan kewajiban sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab. Melalui tugas yang dipercayakan tersebut, ketua TP PKK dapat meningkatkan peran sertanya dalam mensukseskan pembangunan.

Baca Juga :   Para Kepala Dusun Dukung Program Pasangan Mulyo Atine

“Bersama dengan suaminya (camat), ketua PKK harus dapat berbuat sebaik mungkin dan berguna untuk masyarakat terutama kaum ibu,” jelas ibu empat anak tersebut.

Diketahui, adanya perubahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru dan bergulirnya gelombang mutasi di awal tahun 2017, berimbas pada pergantian pucuk pimpinan di beberapa OPD dan kecamatan.

Di tingkat kecamatan sendiri, bergantinya Camat juga otomatis di ikuti dengan bergantinya Ketua Tim 

Penggerak PKK (TP PKK) kecamatan.

Adapun 15 orang yang dilantik meliputi, ketua TP PKK Kecamatan Tuban, Semanding, Montong, Singgahan, Parengan, Bangilan, Kenduruan, Jatirogo, Bancar, Tambakboyo, Soko, Rengel, Plumpang, Widang, dan Grabagan.

Diketahui, tahun ini masih ada 106.814 keluarga miskin di Tuban. Jumlah ini meningkat dari sebelumnya yaitu tahun 2016 sebesar 97.104 warga. Tidak hanya itu di Tuban ini masih ada 55 ribu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *