Dewan Pendidikan Sidak UNBK SMP Perdana

Sidak UNBK Tuban

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2017, Dewan Pendidikan Tuban, Jawa Timur, langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Sekolah MenengahbPertama (SMP) yang menggelar ujian perdana. Giat ini untuk memastikan pelaksanaan ujian online tahun ini berjalan baik.

“Sekolah yang kami Sidak SMPN 6 Tuban di Jalan Panglima Sudirman,” ujar Wakil Bendahara Dewan Pendidikan, Ratna Handayani, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (2/5/2017).

Bersama Kepala Sekolah (Kepsek) Zaenal Maftuhin, Ratna langsung melihat pelaksanaan ujian di ruangan yang telah disediakan. Hasil pantauannya semua siswa menerima hak dalam mengerjakan soal ujian.

Kepsek SMPN 6 Tuban, Zaenal Maftuhin, memaparkan, sejak bulan Januari 2017 pihaknya telah berupaya menyiapkan perangkat yang dibutuhkan UNBK. Sama dengan sekolah lain, Zaenal menerapkan sistem gelombang.

“Setelah beberapa kali latihan akhirnya siswa kami tidak gugup,” terangnya.

Seorang siswa SMPN 6, Ritama Andrianti (15), mengaku, sedikit gugup dengan pelaksanaan UNBK perdana. Meski telah dilakukan tryout oleh pihak sekolah, tetapi dirinya masih kurang percaya diri.

Baca Juga :   Pesan Bupati Anna untuk Pelajar Muhammadiyah Bojonegoro

“Khawatir komputernya macet atau listriknya bermasalah,” jelasnya.

Data yang dihimpun dari Dinas Pendidikan Tuban, jumlah SMP yang mengikuti UNBK lebih banyak dari tahun sebelumnya. Hanya dua sekolah yakni SMPN 1 dan SMPN 6 Tuban. Setelah Pemkab membantu 30 unit komputer dan servernya, tahun ini ada 13 sekolah yang meninggalkan UNKP.

Lembaga yang menggelar UNBK mulai, SMPN 1,3,5,6,7 Tuban, SMPN Rengel, Plumpang, Soko, Semanding, Jatirogo, Merakurak, Widang, dan SMP Katolik Ronggolawe. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *