SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Anggota Komisi VIII DPRI, Kuswiyanto melakukan kunjungan kerja ke Sekretariat Program Keluarga Harapan (PKH) di kawasan Wisma Indah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (4/5/2017).
Di tempat ini politisi senayan dari Dapil IX itu melakukan monitoring, supervisi dan berdialog dengan koordinator Kabupaten dan beberapa Operator PKH.
“Permasalahan yang agak berat adalah entry data, minimnya fasilitas komputer yang ada membuat progress entry data dan laporan menjadi lambat,” terang Koordinator Kabupaten Bojonegoro, Yossi.
Dari 12 Operator baru ada 4 unit komputer, sedangkan 8 lainnya harus bekerja bergantian yang sangat mengganggu kinerja updating data program. Komputer itupun hanya 1 unit yang keluaran 2015 dan yang lainnya produk 2010.
“Para pendamping dan Operator PKH adalah pejuang kemiskinan, sudah selayaknya mereka dipersenjatai lengkap, sehingga kinerja program semakin mantap, bukan minim fasilitas,” harap Kang Kus-sapaan akrab Kuswiyanto.
Sahabat Bupati Bojonegoro Kang Yoto ini sangat berharap kepada semua pihak yang berkompeten memperhatikan kondisi ini sehingga perjalanan program yang sudah satu dasa warsa ini semakin bermanfaat dalam usaha pengentasan kemiskinan bagi masyarakat Bojonegoro khususnya.
“Juga membantu terwujudnya program Pemkab Bojonegoro menuju masayarakat yang sehat, cerdas, produktif dan bahagia,” tegas pria yang disebut-sebut akan menggantikan Bupati Suyoto itu.
Untuk diketahui, PKH Bojonegoro telah ada mulai tahun 2007 dengan jumlah awal Keluarga Penerima Manfaat yang terus bertambah. Dari 10.687 pada awal program hingga mencapai 47.153 pada tahun ini.
Program ini dikawal oleh 177 Pendamping dan 12 Operator agar benar-benar dapat berjalan tepat sasaran untuk pengentasan kemiskinan.(rien)