Surveyor Abal-abal Berkeliaran di Sekitar Kilang

Rifqi ketua kartar Jenu

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Sebulan terakhir di sembilan desa sekitar Kilang Tuban, Jawa Timur mulai berkeliaran tim surveyor yang diduga oknum abal-abal. Tanpa membawa surat tugas resmi, mereka mulai mendata dan mewancarai beberapa warga di Kecamatan Jenu.

“Ada dua orang yang mengaku sebagai surveyor Kilang Tuban usianya kisaran 40 tahunan,” ujar Ketua Karang Taruna Kecamatan Jenu, Rifqi Mukhlason, ketika ditemui suarabanyuurip.com di kawasan Pendapa Krida Manunggal Tuban, Kamis (4/5/2017).

Kedatangan dua oknum surveyor ini memancing kecurigaan warga. Lantaran tidak dapat menunjukan identitas dan asal usulnya, warga langsung menolaknya. Anehnya, ketika dikejar oleh pemuda untuk dimintai keterangan justru buru-buru berpamitan.

“Ini yang aneh, kalau benar surveyor resmi pasti tidak seperti itu sikapnya,” imbuh pria yang juga menjadi Relawan TIK Tuban.

Kehadiran dua oknum abal-abal tersebut, bersamaam dengan kunjungan tim survey Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) untuk mengukur kadar air, udara dan tanah. Bedanya tim Amdal Kilang Tuban membawa peralatan yang meyakinkan, sedangkan oknum tersebut perawakannya biasa dan mencurigakan.

Baca Juga :   Warga Pengguna Jargas Dijanjikan Dapat Kompor Dua Tungku Gratis dari KESDM

Setelah insiden tersebut, sebagai pimpinan pemuda di wilayah Kecamatan Jenu langsung meminta semua warga untuk lebih berhati-hati. Dia berpesan untuk menanyakan identitas dan asal usulnya kalau ada orang asing yang tanya-tanya, apalagi langsung menjurus proyek Kilang Tuban.

Sembilan desa yang diduga telah didatangai oknum abal-abal surveyor meliputi, Desa Wadung, Kaliuntu, Rawasan, Mentoso, Remen, Beji, Purworejo, Tasikharjo, dan Sumurgeneng Kecamatan Jenu.

Rifqi juga berharap Pertamina-Rosneft segera berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Muspika Jenu, Pemdes, maupun karang taruna. Upaya ini untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan bersama, demi kondusifnya mega proyek Kilang Tuban berkapasitas 320-400 ribu Barel Per Hari (Bph).

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Kecamatan Jenu, Suwowo, belum membalas pesan singkat terkait hal tersebut yang dikirimkan suarabanyuurip.com. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *