Gelontorkan Rp500 Juta untuk Wisata Blora

wisata kedungpupur

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu, dikabarkan bakal menggelontorkan dana dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pembangunan kawasan wisata hutan di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Salah satunya adalah wisata Kedungpupur di Desa Ledok, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora. Pengucuran dana sebagai tanggungjawab sosial perusahaan itu diungkapkan Djati Walujastono, Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora.

Menurutnya, beberapa waktu lalu telah dilaksanakan repat terkait pengembangan wisata Kedungpupur antara sejumlah pihak. Diantaranya Pemkab Blora, Perhutani, serta Pertamina. “Anggarannya kurang lebih Rp500 juta,” kata Djati Walujastono.

Menurut rencana dana program CSR tersebut akan digunakan untuk pengembangan wahana wisata Kedungpupur. Pihaknya berharap, tahun ini program CSR itu bisa direalisasikan. “Utamanya perbaikan kolam renang peninggalan Kolonial Belanda, serta fasilitas penunjang wisata lainnya,” ujarnya.

Sementara, Publik Govrel CSR PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Intan Anindita Putri, membenarkan jika Pertamina EP Asset 4 Filed Cepu akan mengucurkan dana program CSR senilai Rp 500 juta untuk pengembangan pembangunan wisata Kedungpupur.

Baca Juga :   Warga Ngampel Pertanyakan Tali Asih JOBP-PEJ

“Untuk tahun ini benar kami anggarkan seperti itu, sudah melalui persetujuan SKK Migas,” ujarnya kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (10/5/2017).

Pihaknya berharap, supaya proses administrasi dengan Pemkab Blora  berjalan lancar dan bisa segera direalisasikan di tahun ini. “Kita serahkan prioritas pembangunannya kepada Pemkab. Karena kita support program pemerintah untuk wanawisata Migas Kedungpupur,” jelas Intan.

Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Agus Aperianto, menambahkan, rencana partisipasi di Kedungpupur akan diantisipasi dalam rencana kerja pengembangan lingkungan masyarakat, yang akan dikomukasikan bersama SKK Migas pada program penunjang operasi lapangan.

“Mudah-mudahan bisa didiskusikan pada revisi Rencana Kerja (RK) Humas,” ujar Agus. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *