SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Komisi C DPRD Tuban, Jawa Timur, sangat menyayangkan layanan RSUD Dr. R. Koesma terhadap pasien. Hal tersebut diketahuinya saat melakukan reses dewan di wilayahnya beberapa waktu lalu.
“Saat reses banyak warga mengeluhkan soal belum optimalnya pelayanan RSUD,” ujar Wakil Ketua Komisi C DPRD Tuban, Tri Astutik, kepada suarabanyuurip.com, Jumat (12/5/2017).
Untuk membuktikan kebenaran laporan warganya, Astutik bakal memanggil kepala UGD dan Direktur RSUD Dr. R. Koesma dalam rapat kerja. Untuk waktunya menunggu jadwal yang tepat, karena acara komisi C bulan ini sudah penuh.
Dalam resesnya, dia menerima keluhan warga yang membawa sanak keluarganya ke RSUD setelah kecelakaan. Waktu itu kebetulan hari Sabtu, dan dokter spesialisnya sedang libur.Â
Lantaran tidak mendapatkan pelayanan yang baik, akhirnya pihak keluarga membawanya ke rumah sakit swasta di Jalan Letda Secipto yang siap 24 jam.
Lebih dari itu, ada juga pasien yang kakinya remuk akibat kecelakaan. Kasusnya sama akhirnya pihak keluarga tidak sabar, dan membawanya ke rumah sakit Kabupaten Lamongan.
Seharusnya sebagai rumah sakit milik Pemkab jangan sampai kalah dengan milik swasta. Selain disokong anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sekarang fasilitasnya juga sudah cukup baik.
“Sangat kami sayangkan dan seharusnya semua pasien memperoleh penanganan yang cepat, tanggap, dan akurat,” imbuhnya.
Menyikapi hal demikian, Direktur Dr. R. Koesma Tuban, Zainul Arifin, bakal mengecek langsung ke petugasnya. Apakah benar laporan tersebut, atau ada hal teknis lain yang membuat pasien belum ditangani.
“Memang sesuai SOP hari Sabtu banyak dokter yang libur,” imbuhnya.
Biasanya dokter senior bakal memberikan rekomendasi ke pasien apabila kondisinya tidak parah. Sebaliknya jika kondisinya parah, dan perlu ditangani cepat pasti dokter yang bersangkutan bakal langsung datang.
Selama ini, Zainul telah meminta semua stafnya untuk mengutamakan keselamatan pasien. Jangan sampai ada yang terlantar, baik itu yang menggunakan BPJS Kesehatan, maupun yang bayar tunai.Â
Meskipun demikian, beberapa waktu lalu manajemen RSUD Dr. R. Koesma Tuban, menerima sertifikat akreditasi paripurna dari Ketua Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Kementerian Kesehatan RI, Dr. dr. Sutoto. Akreditasi tersebut diperoleh berdasar pada standar pelayanan rumah sakit yang fokus kepada pasien. Ditambah standar manajemen rumah sakit, patient safety goals, dan sasaran MDGs. (Aim)