SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Mendekati bulan puasa Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur, mulai mengecat ulang rangka jembatan di jalur Pantura Kabupaten Tuban. Salah satunya jembatan yang berada di kilometer 9 wilayah tanjakan Kepet Desa Gesing, Kecamatan Semanding.
“Selain mempercantik, upaya ini juga salah satu cara merawat jembatan,” ujar salah satu pengawas lapangan PU Bina Marga, Ebek, kepada suarabanyuurip.com di sela-sela memantau anak buahnya kerja, Jumat (12/5/2017).
Aktivitas pengecatan sudah dilakukan empat hari ini. Diharapkan sebelum memasuki masa arus mudik lebaran, semua jembatan di Tuban tidak ada yang kelihatan usang.
Pantauan langsung di lokasi, sejumlah pekerja tampak sibuk melakukan pengecatan ulang. Proses pengecatan dilakukan secara manual, dan mengutamakan keselamatan.
Sebelum dicat ulang, terlebih dahulu petugas menyemprot kerangka jembatan yang kotor menggunakan pompa semprot dan kompresor.
Pengecatan dilakukan dengan memilih warna putih silver. Tujuannya agar lebih terlihat bersih dan cantik. Pemilihan warna tersebut untuk memberi tanda bahaya bagi pengguna jalan.
Tentunya dengan warna ini kerangka jembatan akan lebih tampak jelas. Sekaligus menjadi rambu peringatan bagi warga yang melintas dari resiko kecelakaan.
Selain pengecatan, petugas rencananya akan melakukan pemasangan lampu khusus pada bagian tengah kerangka jembatan.
Diketahui, pekerjaan ini ditarget selesai akhir bulan Mei 2017. Untuk mempercantik kerangka jembatan ini, PU Bina Marga menerjunkan 30 pekerja.
Di lokasi yang sama seorang pengguna jalan Pantura, Saiful Hadi, mengaku senang dengan adanya perawatan jembatan Kepet. Minimal dengan warna putih silver, pengendara lebih waspada dengan batas jembatan.
“Selama ini sering terjadi Laka di jembatan Kepet karena batas jembatan warnanya kurang mencolok,” tandasnya. (aim)