KSO TGE Perbaiki Jembatan Bangilan-Tambakboyo

Perbaikan jembatan kumpulrejo

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Untuk menghemat waktu operasi, Kerja Sama Operasional (KSO) Pertamina EP- PT Tawun Gegunung Energy (TGE) pekan ini mulai memperbaiki jembatan menuju Lapangan Migas Tawun di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Bangilan. Praktis setelah jembatan ambrol diterjang banjir bandang pada Senin (13/2/2017) lalu, aktivistas warga dari Kecamatan Bangilan-Tambakboyo-Kerek ataupun sebaliknya tersendat.

“Sekadar perbaikan saja untuk membantu masyarakat setempat,” ujar Field Manager PT TGE, Ervino, kepada suarabanyuurip.com, ketika dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, Sabtu (13/5/2017).

Pria humoris ini memaparkan, perbaikan akses ini sangat besar pengaruhnya bagi operasionalnya. Karyawannya akan membutuhkan waktu dua kali lipat, jika harus melewati Kecamatan Montong untuk menuju Lapangan Gegunung, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Ditambah tim lapangannya akan kesulitan apabila membutuhkan peralatan dari Lapangan Tawun. Oleh karena itu pekerjaan ini merupakan keputusan tepat, sambil menunggu perbaikan permanen dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban.

“Akan makan banyak waktu kalau harus lewat Montong dan susah kalau ambil alat di Tawun,” imbuh pria berkumis tipis tersebut.

Baca Juga :   Proyek TBR Kurangi Pengangguran

Warga Dusun Tuwiwiyan, Desa Kumpulrejo, Darsin mengaku, senang dengan perbaikan jembatan yang dilakukan PT TGE. Diharapkan sinergi ini mampu meningkatkan hubungan emosional antara masyarakat dengan operator Migas di wilayahnya.

“Senang, Mas. Sekarang tidak takut lagi kalau lewat jembatan,” jelasnya.

Kepedulian TGE terhadap lingkungan di mata Kepala Desa Kumpulrejo, Ihsan, sudah tepat. Perbaikan jembatan ini sudah sesuai keinginannya, setelah ambrol pada bulan Februari kemarin.

“Sudah sepantasnya TGE memperbaiki jembatan karena setiap hari juga ikut memanfaatkan ke Lapangan Tawun,” singkatnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, sudah memutuskan bakal membongkar kemudian membangun ulang jembatan ambrol di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Bangilan. Pekerjaan ini akan dilakukan pada tahun 2018 mendatang dengan anggaran kurang lebih Rp 4 miliar.

Sesuai saran dan penghitungan Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Qolic Qunnasich, pembangunan ulang jembatan minimal butuh waktu 7 bulan. Jeda waktu ini akan optimal jika cuaca baik. Apabila sebaliknya tentu akan berpengaruh pada kualitas konstruksi. (Aim)

Baca Juga :   Antisipasi Polusi Debu, PEPC Sirami Jalan dari JE ke JC

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *