SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Operator proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) berkesempatan memberikan pemaparan kepada 500 orang siswa siswi SMA/ SMK se-Kabupaten Bojonegoro dalam Kegiatan Edukasi Migas yang diinisiasi oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) perwakilan Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Cluster Barat bekerjasama dengan Yayasan Sedulur Pena di Pendapa Malwopati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (16/05/2017).
Acara yang bertemakan Ketahanan Energi Hari Ini dan Esok tersebut dihadiri oleh Asisten 2 Pemkab Bojonegoro Setyo Yuliono, Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Ali Mahsyar, Komandan Kodim Bojonegoro Lektol Inf. M. Herry Subagyo, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro, Ketua DPRD Bojonegoro Mitro’atin beserta perwakilan dari KKKS yang berada di wilayah/ area barat Jawa Timur yakni PEPC, PEP Aset 4, JOB-PPEJ dan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).
Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Ali Mahsyar, menyampaikan, Kabupaten Bojonegoro adalah kabupaten yang memiliki potensi migas yang kaya. “Di Bojonegoro ini terdapat beberapa perusahaan migas yang beroperasi dan menghasilkan produksi sebesar 20% dari total migas nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Bojonegoro, Mitro’atin, menjelaskan, bahwa Bojonegoro patut bersyukur atas potensi migas yang ada, karena dengan adanya kegiatan migas Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi cukup tinggi.
“Tahun 2016 lalu, bupati bersama DPRD Bojonegoro membagikan beasiswa pendidikan kepada siswa Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK). Itu semua bersumber dari hasil migas. Maka itu kami ajak adik – adik yang hadir disini untuk membantu kegiatan migas agar berjalan lancar,” kata dia.
Dalam kesempatan tersebut, beberapa KKKS berkesempatan menyampaikan pemaparan mengenai kegiatan operasi dan tanggung jawab sosial perusahaan, salah satunya PT PEPC yang diwakili oleh Public & Government Affair and Relation Manager (PGARM), Kunadi.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro, DPRD, SKK Migas, Kodim 0813/Bojonegoro, Polres Bojonegoro serta seluruh pihak terkait yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Hal yang sangat positif bisa menyampaikan informasi tentang Industri Hulu Migas kepada generasi muda penerus bangsa,” ujar Kunadi.
Semoga, tambah Kunadi, kegiatan sosialisasi seperti ini dapat dilakukan secara bertahap dan diikuti oleh pemangku kepentingan yang lebih beragam agar seluruh pihak memiliki visi yang sama perihal Industri Migas. (sam)