SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Sebanyak 281 sumur tua di dua lapangan Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, yaitu lapangan Ledok, Kecamatan Sambong dan lapangan Semanggi, Kecamatan Jepon dikabarkan bakal dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, PT Blora Patra Energi (BPE).
Menurut Direktur Utama (Dirut) BPE, Christian Prasetya, kedua lapangan sumur minyak tua yang masih dikelola paguyuban tersebut dalam proses perizinan pada Pertamina Eksplorasi Produksi (EP).
“Lapangan Semanggi dan Ledok, rencana ada 281 izin sumur tua,” katanya, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (17/5/2017).Â
Saat ditanya apakah sudah melakukan sosialisasi kepada paguyuban. Christian mengaku, belum melakukannya karena masih fokus pengurusan izin. “Nanti kalau izin sudah keluar, kami pasti akan melakukan sosialisasi kepada para penambang,” ujar dia.Â
Sementara penambang di Lapangan Ledok masih belum mengetahui perihal rencana pindahnya pengelolaan sumur tua dari paguyuban kepada BUMD.
“Kami belum tahu rencana itu,” kata Iwan (27), buruh penambang dari Desa Ledok saat menambag sumur tua L200 di kawasan hutan Ledok.Â
Dirinya hanya berharap jika benar adanya pindah pengelolaan  penambang bisa lebih sejahtera. Saat ini, ongkos angkat angkut yang diterima penambang hanya sebesar Rp 1.900.
“Harapannya penambang lebih sejahtera,” jelasnya. (ams)