SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemilik Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) sumur tua, Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, melakukan kerjasama dengan Polres Bojonegoro, Jawa Timur, menggunakan sistem pengamanan melalui tekhnologi. Sistem pengamanan itu menggunakan aplikasi yang bisa diunduh oleh siapapun pengguna handphone android.
Field Manager Pertamina EP Asset 4 Cepu, Agus Amperianto, mengatakan, kerjasama antara Pertamina EP Asset 4 dengan Polres Bojonegoro ini merupakan bentuk kerjasama pengamanan baru. Sistem pengamanan yang dilakukan ini nanti bisa diawasi oleh siapa saja.
“Tinggal mengunduh aplikasinya nanti,” ujar Agus Amperianto, kepada suarabanyuurip.com, Jumat (19/5/2017).
Setelah mengunduh aplikasi, siapapun bisa melaporkan kasus kriminalitas yang ada di wilayah produksi Pertamina EP Asset 4 Field Cepu. Seperti misalnya, tentang penjualan minyak ilegal di lapangan Sumur Tua di Wonocolo, Kecamatan Kedewan, maupun di wilayah operasi lainnya.
“Ini menggunakan sistem pelaporan yang dilakukan menggunakan aplikasi yang bisa diunduh di android. Fungsinya meningkatkan koordinasi keamanan dan potensi pencurian minyak,” jelasnya.
Saat ini pihak operator sedang membangun sistem aplikasinya. Rencananya sistem pengamanan baru itu akan diresmikan sebelum bulan Juni.
Selain pengamanan dengan menggunakan aplikasi, pihaknya juga sudah memasang kamera CCTV dibeberapa titik rawan, maupun di daerah perbatasan.
“Sistem pengamanan ini langsung terhubung ke monitor Polres,” jelasnya.
Aplikasi yang akan digunakan oleh Pertamina EP Asset 4 yakni, care inaf to protect up joint sistem dengan Polres Bojonegoro yakni Crime Alarm System (CAS). CAS merupakan aplikasi berbasis android yang dapat memudahkan petugas kepolisian dalam melaksanakan penanganan tindak kriminal.
 “Iya, Pertamina EP Asset 4 kerjasama dengan Polres untuk pengamanan menggunakan aplikasi android,” ujar Kapolres Bojonegoro, Wahyu Sri Bintoro.
Dibuatnya aplikasi Crime Alarm System (CAS) yang berbasis android ini, kata Kapolres, untuk memberikan informasi tentang terjadinya suatu kejadian ataupun tindak kriminal di wilayah Bojonegoro yang membutuhkan penanganan cepat kepolisian.
Apabila ada masyarakat yang datang melaporkan suatu kejadian kriminal/pencurian kepada Polsek maupun Polres maka aplikasi itu akan berdering di Handphone semua anggota Polres Bojonegoro yang menandakan ada kejadian.
“Sehingga anggota dapat bergerak dengan cepat melakukan pengejaran penghadangan maupun razia,” pungkasnya.(rien)