SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskoperindag) Tuban, Jawa Timur, saat ini sedang mewaspadai kenaikan harga daging dan bawang putih. Fluktuatifnya harga kedua komoditas kebutuhan pokok itu, juga terjadi di 38 kabupaten/kota di Jatim.
“Selain dua bahan tersebut semua harga dan stok barang stabil,” ujar Kabid Perdagangan Diskoperindag Tuban, Bhismo Setya Adji, kepada suarabanyuurip.com, melalui telepon genggamya, Kamis (1/6/2017).
Fluktuatif atau naik turunnya harga daging dan bawang putih juga diakui Dikoperindag Jatim. Mengutip data di Sistem Informasi Ketersediaan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, harga daging sapi mencapai Rp 106 ribu/kilogram (kg). Daging ayam Rp 29 ribu/kg.
Sedangkan untuk harga bawang putih rata-rata Rp 40 860/kg, dan bawang merah Rp 25 ribu/kg. Harga tersebut memiliki selisih dengan harga di pasar Tuban.
Dimana harga daging sapi masih bertahan Rp 103 ribu/Kg, daging ayam Rp 29.500/Kg, bawang putih Rp 38 ribu/Kg, dan harga Bawang Merah Rp 26 ribu/Kg.
“Semoga kenaikannya tidak terlalu tinggi menjelang lebaran nantinya,” imbuh pria yang sebelumnya bertugas di Dinas Lingkungan Hidup (LH) Tuban ini.
Sesuai instruksi Presiden Jokowi, mulai tingkat pusat hingga kecamatan diminta untuk memonitor harga kebutuhan bahan pokok. Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan bulan Ramadan langsung dipimpin pihak kepolisian.
Sistem kerjanya masing-masing Polsek dan Pemerintahan kecamatan berkala Inspeksi Mendadak (Sidak) ke pasar tradisional di wilayahnya. Hasilnya langsung dilaporkan ke Polres dan Bupati Tuban.
Keberadaan tim Satgas ini juga diimbangi dengan gerakan stabilisasi pangan oleh Presiden Jokowi. Program ini pengganti operasi pasar tahunan yang dilakukan Bulog. Cakupannya beras, minyak goreng, dan gula pasir.
“Gerakan ini pemerintah tidak menurunkan harga tapi menjaga harga tetap stabil,” jelasnya.
Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad, komitmen memantau harga kebutuhan bahan pangan bersama Forkopimda selama puasa. Sidak pertama telah dilakukan pada awal puasa kemarin.
“Laporkan saja apabila ada kenaikan harga yang tidak wajar,” tegasnya.
Seorang pedagang di Pasar Baru Tuban, Zainul, mendukung gerakan stabilisasi pangan ini. Diharapkan menjelang lebaran tidak ada lagi kelangkaan bahan pangan.
“Kelangkaan terjadi disebabkan berbagai faktor kadang ada yang sengaja menimbun atau memang permintaan konsumen yang membludak,” tandasnya. (Aim)