SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Sudah 11 hari terhitung sejak Minggu (28/5/2017) kemarin, dua Nara Pidana (Napi) 363 Lapas Kelas II B Tuban, Jawa Timur, masih berkeliaran menghirup udara bebas dengan melarikan diri. Satuan Tugas (Satgas) gabungan Kepolisian Resort (Polres) dan Lapas masih kesulitan mendeteksi keberadaan keduanya.
“Kami terus mengejar keduanya,” ujar Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad, kepada suarabanyuurip.com ketika dikonfirmasi di Terminal Kambang Putih Tuban, Rabu (7/6/2017).
Selain memantau kedua rumah Napi, petugas juga menyisir area yang diduga menjadi tempat singgahnya. Mohon dukungan kerjasama, dan informasi dari masyarakat apabila mengetahui keduanya.
“Kedua DPO tersebut fotonya telah kami sebar di semua media,” imbuh pria kelahiran Makassar tersebut.
Sementara, Humas Lapas Kelas II B Tuban, Nugroho belum merespon saat dikonfrontir suarabanyuurip.com sejak kemarin.
Dalam keterangan resmi pihak Lapas, dua Napi yang kabur adalah Zainudin alias Kancil (29) asal Desa Karangasem, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, dan Dzulkifli (22) asal Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jatim.
Keduanya kabur memanfaatkan kelengahan petugas dapur berinisial HS pada saat hari libur Minggu (28/6). Saat ada Napi masuk ke area ternak lele, keduanya menyelinap masuk tanpa sepengatahuan petugas.
Tanpa ragu kedua pencuri ini langsung melewati blok wanita menyusuri pagar, dan melompat pagar perbatas terluar Lapas. Tidak adanya penjaga di menara pengawas pada waktu itu, memuluskan aksinya melarikan diri.
Sampai detik ini, pihak Lapas belum memberikan kabar terkait sanksi oknum HS. Atas kelalaiannya, kini citra Lapas di Jalan Veteran tercoreng. (Aim)