SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Hingga saat ini, sumur Caluk-01 di Kawasan Kedinding, Kecamatan Ngraho, Kebupaten Blora, Jawa tengah, yang di operasikan Pertamina EP Asset 4 Field Cepu produksinya ditangguhkan sementara. Pertamina masih melakukan kajian lebih lanjut paska dilakukan uji produksi beberapa waktu lalu. Diharapkan, Caluk-01 tersebut bisa berproduksi sebesar 100 barrel oil per day (BOPD).
Public Relations Analyst Pertamina EP Asset 4 , Tiara Kartikasari, menjelaskan, bahwa pertamina masih melakukan studi lebih lanjut.  “Produksi  sumur Caluk-01 sedang ditangguhkan sementara. Sambil menunggu studi lebih lanjut,” katanya.
Saat disinggung soal hasil uji produksi di lapanga tersebut, pihaknya mengaku belum ada. Â “Kalau di Caluk belum ada,” ujarnya.
Untuk diketahui, Pertamina mulai melakukan servis sejak awal Februari 2017 lalu menggunakan Rig Elnusa HWU, untuk melakukan pengeboran pada kedalaman akhir 900 meter. Awal Maret 2017, sumur tersebut bisa berproduksi. Namun, sampai saat ini belum menunjukkan adanya aktivitas Produksi.
Kepala Desa Ngraho, Sumarji, menyatakan, meskipun belum ada aktivitas produksi pada lapangan tersebut, namun Pertamina masih melibatkan warganya untuk ikut terlibat di proyek migas Caluk.
“Ada enam warga kami yang itu berjaga di lapangan sumur Caluk,” ujarnya. (ams)