SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah, Safety Health Environment (SHE) Ronggolawe Community Tuban, Jawa Timur, berbagai kepada anak yatim binaan Yayasan Al Falahiyah di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu. Kegiatan rutin tahunan ini sebagai wujud kepedulian lingkungan, bagi organisasi yang berdiri sejak tahun 2012 silam.
“Alhamdulillah tahun ini kami bisa memberikan sedikit santunan kepada binaan yayasan di desa sekitar proyek Kilang New Grass Root Refinery (NGRR) Tuban,†ujar ketua SHE Ronggolawe Comunity, Winarto, ketika dikonfirmasi suarabanyuurip.com setelah buka puasa bersama, Sabtu (17/6/2017).
Pria kelahiran Nganjuk ini memaparkan, SHE merupakan organisasi yang peduli pada keselamatan pekerja dan lingkungan. Selama enam tahun berjalan, dia bersyukur sudah ada 112 anggota yang bergabung.
Beberapa anggotanya berasal dari industri di Tuban mulai PT Semen Gresik, Semen Holcim, TBBM Tuban, Pertamina Eksplorasi Produksi Cepu (PEPC) maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tuban.
Selain berbagi, selama ini SHE juga menggelar tanam pohon di pantai mangrove Desa Sugihwaras, Jenu. Sekaligus bersih-bersih pantai pasir putih di Desa Remen.
“Santunan kali ini juga membuktikan aplikasi kita pada lingkungan,†imbuh pria yang sekarang bertugas di Pandaan ini.
Diharapkan binaan yayasan Al Falahiyah dapat menerima santunan SHE dengan sukacita. Disamping itu, diucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan acara baik Pemerintah Desa (Pemdes) Sumurgeneng, maupun anggota.
“Semoga bakti sosial ini dapat istiqomah setiap tahun,†jelasnya.
Sementara itu, ketua Yayasan Al Falahiyah Sumurgeneng, Muhammad Mashudi, sangat berterimakasih kepada SHE Ronggolawe Community. Apapun bentuk santunannya pasti akan bermanfaat bagi anak binaan kami.
“Sekali lagi kami ucapkan terimakasih hanya doa yang bisa kami panjatkan untuk keberkahan organisasi,†jelasnya.
Diketahui, yayasan yang berdiri enam tahun ini memiliki dua kegiatan utama. Pendidikan formal Madrasah Ibtidaiyah dengan 135 siswa, dan pendidikan non formal diikuti 600 anak mulai jenjang SMP/MTs maupun SMA.(Aim)