SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Jumlah armada di Terminal Rajekwesi Bojonegoro, Jawa Timur, dinilai cukup untuk mengatasi lonjakan penumpang pada puncak mudik lebaran Idul Fitri 1438 Hijriyah. Sehingga pihak pengelola terminal belum memiliki rencana menambah angkutan lebaran.
Petugas Bagian Pos Pemberangkatan Terminal Rajekwesi, Murlan menjelaskan jumlah bus baik antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar kota sekarang ini sebanyak 500 an. Namun dari jumlah tersebut  belum semuanya beroperasi.
“Bus yang datang sebanyak 147, dan berangkat 129 bus,†kata Murlan ditemui suarabanyuurip.com di tempat kerjanya.
Berdasarkan pengalaman tahun 2016 lalu,menurut dia, jumlah kedatangan penumpang di Terminal Rajekwesi tidak sampai membludak. Diperkirakan pada puncak mudik peningkatannya hanya mencapai 60 persen.Sehingga tidak diperlukan untuk menambah armada.
“Tapi kita tetap menyiapkan armada untuk mengantisipasi membludaknya penumpang. Kita sudah koordinasi dengan perusahaan otobus,†tegas Murlan.
Dia memperkirakan puncak kedatangan dan keberangkatan penumpang di Terminal Rajekwesi akan terjadi pada H-1 atau malam lebaran Idul Fitri.
“Kami harapkan para penumpang senantiasa berhati-hati dan memperhatikan barang bawaan jangan sampai tertukar atau tertinggal,” pesan Murlan. (suko)Â