SuaraBanyuurip.com -Â d suko nugroho
Bojonegoro – Arus mudik di wilayah Bojonegoro, Jawa Timur, hingga memasuki H-2 malam ini relatif ramai lancar, Jumat (23/6/2017). Belum ada peningkatan volume kendaraan secara signifikan.
“Untuk kendaraan hari ini masih normal,” kata Kepala Satuan Lalu-lintas Polres Bojonegoro, AKP. Prianggau Malau dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (23/6/2017).
Namun demikian para pemudik yang akan dan sedang melintas jalur Bojonegoro perlu mewaspadai sejumlah titik rawan macet. Sesuai data dari Polres Bojonegoro ada delapan titik rawan macet mulai wilayah Baurno hingga Padangan.
Yakni rel Kereta Api (KA) Bayeman, Jalan Raya Bojonegoro – Babat Km 33-34 Kecamatan Baureno, Rel KA Gajah Bolong Jalan Raya Bojonegoro-Babat Km 28-29 Kecamatan Baureno, Pasar Pasinan jalan Bojonegoro – Babat di Km 27-28 Kecamatan Baureno, perempatan Mejuwet, Jalan Raya Bojonegoro – Babat Km 21-22 Kec. Sumberrejo.
Kemudian perempatan Sumberrejo, Jalan Raya Bojonegoro – Babat Km 15-16 Kecamatan Sumberrejo, perempatan Balenrejo, Jalan Raya Bojonegoro – Babat Km 11-12 Kec. Balen, Simpang Proliman, Jalan Raya Bojonegoro – Babat Km 06-07 Kecamatan Kapas, perempatan Padangan, dan Jalan Raya Bojonegoro-Padangan Km 30 Kecamatan Padangan.
Kasat Lantas memperkirakan berdasarkan pengalaman tahun 2016 lalu, puncak arus mudik akan terjadi pada H-1 atau Sabtu (24/6/2017) hingga H+3.
“Bagi pemudik untuk mentaati aturan dalam berlalu lintas, dan jangan memaksakan berkendara apabila mengantuk dan capek. Pemudik bisa istirahat rest area atau pospam yang sudah kita sediakan,” pesan  Prianggau.
Sementara dari pantauan di lapangan, selain delapan titik itu, ada beberapa titik yang perlu diwaspadai pemudik saat melintas di jalur Bojonegoro. Yakni Pasar Pungpungan, Pasar Kalitidu, dan Pasar Tobo, Kecamatan Purwosari yang semuanya berada di Jalan Bojonegoro – Padangan.
Pasar-pasar ini cukup ramai dan berpotensi terjadi kemacetan mula pagi hari mulai pukul 07.00 WIB – 10.00 WIB. Sedangkan pada malam hari yang perlu diwaspadai adalah pusat perbelanjaan di wilayah Kalitidu. Di tempat ini juga berpotensi terjadi kemacetan karena kendaraan yang dikelola petugas parkir terparkir di bahu jalan.
Sementara untuk kondisi jalan yang perlu di waspadai pemudik, terutama pengendara motor adalah di Jalan Bojonegoro – Padangan, tepatnya mulai Desa Cengungklung hingga Desa Purwosari. Kondisi jalan bergelombang, meskipun telah dilakukan tambal sulam.(suko)