Produksi Migas Jabanusa Normal Selama Lebaran

CPA Mudi Blok Tuban

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) memastikan momen lebaran tak pengaruhi intensitas produksi Migas di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara. Para pekerja di setiap blok Migas akan dirolling sesuai jadwalnya.

“Kami pastikan normal dan tidak ada penurunan produksi,” ujar Kepala urusan Humas SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Mohammad Fatah Yasin, ketika dikonfirmasi suarabanyuurip.com, melalui sambungan teleponnya, Kamis (22/6/2017) kemarin.

Semua pekerja akan beraktivitas seperti biasanya. Bagi yang bertugas saat lebaran Idul Fitri 1438 H tetap menjalankan tanggungjawabnya. Begitupun pekerja yang ambil cuti, nanti akan kembali bekerja ketika izinnya selesai.

Selama ini kegiatan operasi Migas tidak terpengaruh hari keagamaan. Setiap wilayah kerja, selalu ada pekerja dan kontraktor yang berjaga di area operasi untuk memantau kegiatan Migas.

“Upaya ini untuk menjaga produksi dan lifting Migas,” paparnya.

Pemerintah sendiri ingin target lifting minyak bisa lebih tinggi dari target, APBN 2017 dan bisa mencapai 825 ribu Barel Per Hari (Bph). Target lifting minyak tahun ini di ABPN 2017 yakni 815 ribu Bph. Sementara target lifting gas tahun ini ditargetkan hanya 1.150 ribu barel, atau setara minyak per hari (mboepd).

Baca Juga :   Pemdes Sukoharjo Tunggu Komitmen PT Meindo Elang Indah

Sesuai catatan SKK Migas, lifting minyak hingga kuartal 1 tahun ini baru mencapai 787.800 Bph. Sedangkan capaian lifting gas kuartal 1 sebesar 6.503 juta kaki kubik per hari (mmscd).

Penurunan realisasi lifting minyak kuartal 1 akibat gangguan cuaca, khususnya di perairan laut Jawa Timur. Kegiatan lifting di fasilitas FSO Gagak Rimang tidak beroperasi maksimal.

Demi menghindari kepenuhan tangki atau top tank pada FSO Gagak Rimang, produksi minyak di Blok Cepu dikurangi. Dari 200 ribu Bph menjadi 50 ribu Bph selama sepekan.

Hal serupa disampaikan Field Admin Suprintendent (FAS) Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ), Akbar Pradima. Pria humoris ini menjelaskan, selama hari raya Idul Fitri di setiap titik urgen operasi di Lapangan Sukowati Bojonegoro, maupun Mudi Tuban selalu ada pekerja yang mengontrol.

“Ada beberapa pekerja yang cuti dan kami izinkan sebagai bentuk toleransi beragama,” jelasnya.

Field Manager Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu, Heru Irianto, juga memastikan produksi di wilayah kerjanya tetap berjalan normal. Sebagian pekerja rolingan untuk menunaikan Idul Fitri.

Baca Juga :   Komnas HAM Temui Warga Penolak Kilang Tuban

“Pekerjaan ada juga yang kita tunda apabila terkait pemakaian bahan peledak dan mobilisasi alat berat,” pungkasnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *