Diserbu Pengunjung, Petani Jambu Kristal Kehabisan Stok

Jambu kristal

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro – Libur lebaran Idul Fitri 1438 Hijriyah menjadi berkah bagi petani Jambu Kristal di Desa Padang dan Mori, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Jambu mereka habis dibeli pengunjung yang datang dari dalam dan luar Bojonegoro.

“Sejak kemarin stoknya sudah habis. Kalaupun masih ada hanya tinggal berapa saja, sisa kemarin,” kata Abdul Majid, salah satu petani Jambu Kristal Desa Padang, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (29/6/2017).

Selama lebaran kemarin jumlah pengunjung yang datang ke kebun Jambu Kristal mencapai 350 orang.

“Rata-rata setiap hari ada 50 an orang yang ke sini. Tapi mulai lebaran kemarin tiap hari ada seratusan pengunjung,” ucap Majid.

Mereka membeli Jambu Kristal untuk oleh-oleh ke sanak saudara. “Mau halal bihalal ke famili. Sekalian mampir beli Jambu,” timpal Rusmani warga Balen.

Di tempat ini, pengunjung bisa memetik langsung Jambu Kristal di kebun sesuai selera. Dengan harga perkilo gramnya rata-rata Rp7.500.

Di Desa Padang sendiri terdapat 450 pohon, dan 300 pohon di Desa Mori. Untuk jumlah total produksi jambu di dua desa ini mencapai 2 ton lebih setiap kali panen.

Baca Juga :   Kilas Balik Hari Jadi Tuban

Selain dijual ke masyarakat umum, produksi Jambu Kristal di Desa Padang dan Mori ini juga ditampung carrefour untuk dipasarkan di pasar – pasar modern di Jawa Timur.

“Sudah tiga bulanan ini dibeli carrefour. Setiap satu bulan sekali memasuki masa panen,” sambung Camat Trucuk, Moch Tarom.

Rencananya, budidaya jambu kristal akan dikembangkan dengan menambah jumlah bibit. Dengan begitu nantinya akan mampu mencukupi kebutuhan pasar modern dan masyarakat yang datang ke kebun.

“Tahun ini akan kita tambah seribu bibit,” pungkas mantan Camat Kedewan itu.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *