PPDB SMPN 1 Soko Terpenuhi di Hari Pertama

SMPN 1 SOKO Tuban

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

 Tuban – Pihak Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dengan berat hati harus menolak 43 siswa yang ingin mendaftar di sekolah sekitar Lapangan Migas Mudi yang dikelola Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ).

Hal ini karena di hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), jumlah pendaftar melebihi kuota yang dibutuhkan.

“Untuk PPDB SMPN 1 Soko lancar,” ujar Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Soko, Suhardi, kepada suarabanyuurip.com, Senin (3/7/2017).

Tahun ini sekolah unggulan di kecamatan penghasil energi itu hanya membutuhkan 288 siswa baru. Ternyata ada 331 anak yang mendaftar. Terpaksa, ada 43 siswa yang tidak diterima.

Pria humanis ini mengungkapkan, tak mudah bertahan di tengah menjamurnya lembaga pendidikan formal dan informal di Bumi Wali (sebutan lain Tuban). Melalui brand sekolah tertib, santun dan juara, ternyata tidak kesulitan mencari peserta didik.

“Untuk SMPN 1 Soko sudah punya tempat di hati masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Baca Juga :   Mahasiswa Penerima Beasiswa Banyu Urip Beri Bantuan APD

Selain berkomitmen mempertahankan brand sekolah, Suhardi bersama manajemen juga mengoptimalkan pendaftaran online. Lokasi pendaftaran hanya berpusat di sekolah, dan setiap tahun terpenuhi kuotanya.

Hampir setiap tahun, pihaknya selalu menolak siswa. Catatannya ada 43 sampai 100 siswa yang harus rela tidak belajar di SMP unggulan di Kabupaten Tuban tersebut.

Lebih dari itu, dalam menjaring peserta didik pihaknya sportif. Tidak ada iming-iming hadiah kepada oknum yang dapat membantu mencari murid.

Sedangkan untuk biaya PPDB di lembaganya ada dua jenis. Pertama ditanggung dinas untuk online dan kedua aktivitas di sekolah kurang lebih Rp 6 juta.

“Biaya tersebut tidak ada kenaikan dengan tahun sebelumnya,” pungkasnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *