Usaha Pertamini Lebih Menguntungkan dari Tambal Ban

purwadi usaha pertamini

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

 Lamongan – Usaha Pom Mini atau Pertamini agaknya menjadi peluang bisnis yang menggiurkan. Tidak hanya orang bermodal besar yang mengincar bisnis ini, tukang tambal ban pun juga nekat mendirikan usaha bermodal puluhan juta itu.

Seperti yang dilakukan Purwadi tukang tambal ban di Jalan Raya Gotong Royong Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Sejak delapan bulan terakhir dirinya menambah usaha tambal ban miliknya dengan Pom mini.

“Awalnya bondho nekad saja, Mas. Saya melihat bisnis pom mini sangat menguntungkan. Apalagi lokasi tempat usaha saya cukup strategis ditepi jalan raya,” ujar Purwadi, kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (8/7/2017) kemarin.

Dengan modal sekira Rp20 juta, Purwadi nekad membuka usaha pom mini. Modal tersebut  Rp15 juta untuk membeli satu unit mesin Pertamax dan untuk modal kulakan Pertamax.

“Modalnya mbedol celengan dan sisanya hutang kanan kiri,” tutur pria berusia 45 tahun ini panjang lebar.

Perhitungannya ternyata tidak meleset. Usaha pom mininya meski hanya menjual Pertamax ternyata cukup laris. Dalam sehari rata-rata bisa menjual sekira 80 liter Pertamax. Jika mengambil keuntungan Rp 1000 perliter dalam sehari Purwadi bisa mengantongi keuntungan Rp 80 ribu.

Baca Juga :   Tangani Covid-19, Pemkab Bojonegoro Siapkan Anggaran Rp77 Miliar

“Hasil jualan Pertamax justru lebih besar dari menambal ban,” ucapnya.

Purwadi bersyukur karena jualan BBM nya laris dan sudah bisa menyahur hutang untuk modal usaha. “Mudah-mudahan lancar terus. Dapat rejeki yang barokah,” ujar Purwadi sambil berlalu untuk melayani pembeli yang datang.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *