Sarankan Naker Pipa Gas Gresem Lapor Pemkab

proyek pipa Gresem

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro –Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro, Jawa Timur, meminta kepada para pekerja proyek pipa gas Gresik-Semarang (Gresem) yang berada di bawah naungan PT Antajaya segera melapor jika benar hak-hak mereka belum diberikan perusahaanya.

“Nanti akan kami fasilitasi,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Agus Suprianto, saat dihubungi suarabanyuurip.com, Senin (17/7/2017).

Dia mengaku selama ini belum ada permasalahan di proyek negara tersebut baik terkait perekrutan tenaga kerja maupun masalah gaji atau uang makan. Hanya saja, saat pertama kali akan mengawali kegiatan di Bojonegoro, pihaknya menghimbau agar merekrut tenaga kerja lokal.

“Kami menghimbau untuk merekrut tenaga kerja lokal untuk unskill-nya,” tukas Agus.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 22 pekerja lokal proyek pipa Gresem di Bojonegoro melakukan protes kepada kontraktor Pertamina Gas (Pertagas), Konsorsium WiJaya Karya (Wika) – Rabana – Kelsri, karena mereka kehilangan pekerjaan dan tidak mendapat uang makan setelah perusahaan tersebut memutus kontrak sub kontraktornya, PT Antajaya yang selama ini menaungi para pekerja.  

Baca Juga :   Lahan J-TB Dipasang Patok Pembatas

Untuk diketahui, pipa gas open access Gresem dibangun oleh Pertagas sepanjang 267 km dengan kapasitas maksimal 500 MMSCFD dan diameter pipa sebesar 28 inchi. Dari sisi pasokan gas sendiri akan disuplai dari gas excess Jawa Timur yang berpotensi berasal dari alokasi Husky CNOOC Madura Limited dan Blok Cepu serta lapangan lainnya mulai 2017. Proyek pipa ini awalnya ditargetkan selesai pada kuartal pertama tahun ini.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *