SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Sebanyak 1.500 orang dari berbagai elemen masyarakat di sekitar Lapangan Migas Mudi Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menyatakan siap menjadi garda Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Komitmen tersebut setelah adanya apel akbar Garda NKRI, dan Deklarasi Pendekar Siaga se-Kecamatan Soko.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kecintaan kita kepada NKRI untuk menangkal apa yang menjadi ancaman serta mengulingkan pemerintahan yang syah,” ujar Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad, kepada suarabanyuurip.com, di Lapangan Kecamatan Soko, Selasa (18/7/2017).
Suatu kebangaan apabila elemen masyarakat yang peduli kepada NKRI ini, murni tulus membela Indonesia yang sekarang dalam situasi krusial. Apalagi setelah adanya kelompok yang ingin memecah belah keutuhan NKRI.
Hal itulah yang menjadi tangung jawab kita bersama sebagai Garda NKRI. Sejak kita lahir di Indonesia, telah dititipkan dan diberi amanah untuk menjaganya. Jangan sampai negara kita hanya menjadi sejarah yang ada di buku.
Negara kita sudah berusia 72 tahun, namun situasi semakin kurang kondusif karena banyak kelompok yang berusaha untuk merusaknya. Negara kita terdiri dari berbagai Suku, Agama, Ras dan Golongan. Tentu sangat rawan dan rentan terhadap ancaman baik dari luar maupun dalam.
Diharapkan kegiatan ini meresap ke dalam sanubari kita semua. Jangan sampai setelah ini selesai, disini selesai juga dan tidak melaksanakan apa yang telah di ikrarkan.
“Siaga itu tidak hanya ancaman saja namun juga siaga bencana,” tegas pria kelahiran Makassar ini panjang lebar.
Berikutnya, dilakukan penandatanganan pernyataan sikap Garda NKRI, dan Ketua Forum Komunikasi Pencak Silat Kecamatan Soko. Sekaligus disaksikan ribuan orang yang hadir mulai Ikatan Mahasiswa (Imas) Soko, pemuda muhamadiyah, karang taruna, tokoh pemuda, ANSOR, IPNU IPPNU, Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT), IKS PI Kera Sakti, Pagar Nusa, Merpati Putih WP, PRSH, Persinas ASAD, Pencak Organisasi, BANSER, dan SATGAS/LSM.
Camat Soko, Suwito berharap semua elemen yang telah berikrar dapat solid dan menjaga kedamaian di wilayah Kecamatan Soko. Utamanya menjaga aset negara fasilitas produksi Migas Blok Tuban yang dikelola Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ).
“Wilayah Soko harus aman karena berbatasan langsung dengan Kabupaten Bojonegoro,” pinta mantan Camat Grabagan ini.
Dalam kesempatan itu hadir pula, anggota DPRD Tuban Fraksi PDI-P, Andi Hartanto, anggota DPRD Tuban Fraksi Gerindra, Nurhadi, Muspika Soko, Kepala Desa se-Kecamatan Soko, tokoh masyarakat, tokoh agama di wilayah setempat. (Aim)