240.614 Anak Tuban Divaksin Campak dan Rubella

vaksin campak

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban - Sebanyak 240.614 anak di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mulai bulan Agustus 2017 ditarget bakal menerima vaksin Campak dan Rubella untuk mencegah terjadinya sindrom, maupun cacat lahir pada bayi.

“Sasaran kami balita usia 9 bulan sampai anak 15 tahun,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban, Saiful Hadi, ketika dikonfirmasi suarabanyuurip.com, Selasa (8/8/2017).

Vaksin ini gratis tanpa dipungut biaya. Untuk penerimanya tersebar di 20 kecamatan, dan telah terdata di puskesmas setempat.

“Kami harapkan orang tua maupun guru ikut menyukseskan program Nasional,” pintanya.

Vaksinasi ini bakal melibatkan seluruh petugas kesehatan. Mulai yang ada di puskesmas, ponkesdes, hingga Posyandu. Disamping itu juga dilaksanakan di setiap sekolah, oleh petugas yang ditunjuk dari masing masing puskesmas.

“Kita juga libatkan stake holder, seperti pengasuh pondok pesantren dan sejeenisnya,” imbuh pria yang juga menjabat Direkrur RSUD dr R Koesma Tuban.

Virus Campak tergolong penyakit berbahaya. Apabila tidak segera ditangani akan cenderung mematikan. Gejala campak ditandai dengan panas tinggi, batuk, pilek, dan timbul warna merah pada kulit. Bahkan padda fase lanjutan penderita dapat mengalami pendarahan. 

Baca Juga :   Kaypang Sport Segera Gelar Live Webinar di Bojonegoro

“Komplikasi dari campak itu yang parah menyerang otak,” terangnya.

Sedangkan Rubella mirip dengan Campak. Sekalipun tidak mengancam jiwa, tapi dapat mengakibatkan sindrom dan kecacatan lahir pada bayi. 

“Kalau terserang sindrom ini bisa mengakibtkan bayi buta dan tuli setelah lahir, dan terparah otak bayi mengecil,” pungkas Saiful Hadi. (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *