SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Komando Distrik Militer (Kodim) 0811 bersama Polres Tuban, Jawa Timur (Jatim), telah memperbanyak jumlah bendera dan umbul-umbul merah putih di perbatasan Provinsi Jatim dan Jawa Tengah, termasuk di tepi laut pada Hari Kemerdekaan RI ke-72. Ide ini tercetus minimnya warga di perbatasan Indonesia-Malaysia yang memiliki bendera pemersatu bangsa.
“Ada maksud khusus memasang bendera ukuran jumbo di perbatasan,” ujar Dandim Tuban, Letkol Inf Sarwo Supriyo, ketika ditemui suarabanyuurip.com, Kamis (17/8/2017).
Dandim mengutip cerita dari Kasdam saat berkunjung di perbatasan Indonesia dengan Malaysia. Waktu itu beliau memasang puluhan bendera diperbatasan, tapi setelah di tinggal semua bendera tersebut hilang di ambil masyarakat nelayan yang notabenya warga Negara Indonesia.
Ternyata alasan mereka mengambil bendera, karena tak pernah memilikinya sebagai penjaga perbatasan. Selama ini hanya bendera negara tetangga yang selalu dikibarkan.
“Melihat kondisi demikian TNI berinisiatif memberikan bendera ke semua warga setiap rumah 3 buah,” jelas Dandim Sarwo.
Tak pelak sikap patriotisme dan cinta NKRI ini, diwujudkan dengan menghiasai bendera di perbatasan ujung barat wilayahnya. Tentunya sangat menyentuh hati, ketika melihat banyak bendera berkibar di titik vital.
“Nasionalisme harus kita rawat dan kobarkan,” pintanya.
Lebih dari itu, sampai sekarang sudah ada 22 bendera berukuran besar telah dipasang di tower atau tiang pemancang yang ada di Kabupaten Tuban. Salah satunya ada yang terpasang di tower setinggi 72 meter, sesuai usia Indonesia merdeka.
Dalam kesempatan HUT RI ke-72, TNI-POLRI mengandeng puluhan nelayan sebagai pasukan terdepan untuk mengamankan penyusupan dari jalur laut. Hal ini ditandai dengan pemasangan bendera di kapal nelayan oleh Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad didampingi TNI.
“Keberadaan nelayan penting karena yang pertama kali melihat kondisi di laut Tuban sepanjang 65 kilometer,” pungkas Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad.(Aim)