Awasi Peredaran Garam Palsu

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Maraknya kabar garam palsu di pasaran, sempat membuat kekhawatiran warga. Sehingga perlu diambil langkah pengawasan untuk mengantisipasi peredarannya di wilayah Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. 

Kepala Pasar Wilayah II Cepu, Tulus Sunarko, menyatakan, bahwa sampai saat ini belum ada informasi yang masuk, jika di pasar wilayah Cepu terdapat garam palsu yang beredar.

“Memang informasi di luar ada garam yang dicampur dengan pecahan kaca,” ujarnya, kepada suarabanyuurip.com, Jumat (18/8/2017).

Untuk itu, pihaknya selalu melakukan pengawasan setiap pedagang yang berjualan di wilah kerjanya. “Namun sampai saat ini belum ada laporan masuk,” katanya.

Dirinya berpesan kepada masyarakat, apabila menemukan garam tersebut segera melaporkan kepada petugas. “Dan tentunya kami akan melakukan tindakan sesuai dengan prosedur,” terangnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa ada cara untuk mengantisipasinya. Sebelum menggunakan garam yang baru dibeli, kata dia, warga bisa merendam garam terlebih dahulu. “Sifat garam sebenarnya larut. Apabila dalam proses perendaman itu garam tidak larut, maka bisa dipastikan itu adalah garam palsu atau garam yang tercampur dengan pecahan kaca,” pungkasnya. (ams)

Baca Juga :   AMSI Perkuat Jurnalisme Digital Profesional

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *