Pembayaran Ganti Untung Pipa Gas Sisakan Persoalan

Pembayaran ganti untung pipa gas

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Pembayaran ganti untung proyek pipanisasi gas Gresik – Semarang (Gresem) di Desa Kadengan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, masih menyisakan persoalan. Pasalnya, ada beberapa warga yang  belum menerima ganti untung.

Humas Pertagas wilayah timur, Herianda, menyatakan, ada dua orang yang belum menerima pembayaran. Dua orang itu mempunyai lima nama yang tidak ada dalam daftar penerima.

“Kami hanya memberikan pembayaran yang ada di dalam daftar, sejumlah 43 warga,” jelas Harianda, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (23/8/2017) kemarin.

Masing-masing warga menerima sebesar Rp2 juta, sebagai ganti untung atas dialihkannya penanaman pipa tersebut.

Pembayaran dilakukan secara tunai kepada warga terdampak.

Untuk warga yang belum masuk daftar dan belum menerima, lanjut dia, akan diajukan lagi. “Tentunya akan ada tim lahan yang turun untuk melakukan verifikasi,” kata dia.

Untuk diketahui, pembayaran ganti untung tersebut dilakukan di balai desa setempat kepada 43 warga. “Sebagai pembatalan atas lahan yang seharusnya jadi jalur penanaman pipa gas,” terangnya.

Baca Juga :   Mahasiswa Teknik Perkapalan UNDIP Belajar Migas Bersama EMCL

Sebenarnya, kata dia, tidak ada justifikasi untuk pembayaran ganti untung. Dirinya menyatakan, bahwa tidak ada dasar untuk mengeluarkan dana tersebut. “Tidak ada dasarnya mengeluarkan ini,” kata dia.

Kepala Desa Kadengan, Munawar, membenarkan jika ada dua warganya yang tertinggal belum menerima pembayaran. Karena adanya satu orang punya dua nama dan satu orang lagi punya tiga nama. Yang jadi maslah, saat pengajuan nama-nama dari dua orang tersebut dijadikan satu berkas, atas nama satu orang. Yang tujuan awalnya untuk mempermudah proses sewa lahan.

“Tapi, ternyata ada masalah seperti ini, nanti kami akan coba menyelesaikan secara kekeluargaan,” terangya.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *