Ini Alasan BBS Setor Minyak Mentah Gunakan Dua Road Tank

Tonny BBS

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) menyatakan, mulai mengirimkan minyak mentah dari hasil produksi di sumur tua ke Pusat Penampungan Produksi (PPP) Menggung Cepu, milik PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu.

“Pengiriman ini sebagai tindak lanjut dari perjanjian kontrak kerja sama Pengelolaan Sumur Tua, yang telah ditanda-tangani pada Rabu (16/08/2017) lalu,” ujar Direktur Operasional PT BBS, Tonny Ade Irawan, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (31/8/2017).

Minyak mentah yang dikirimkan Rabu (30/8/2017) kemarin menggunakan dua unit road tank atau kurang lebih sekira 10 kiloliter. Secara bertahap pengiriman akan terus ditingkatkan hingga mencapai target 500 Barel per hari (Bph).

Pengiriman dilakukan menggunakan satu armada road tank milik kelompok penambang di Kecamatan Kedewan yang sudah lolos standarisasi dari pihak Pertamina EP Asset IV Field Cepu.

Sementara satu lagi road tank disewa dari kelompok masyarakat Kecamatan Purwosari, dengan sifat temporary. Ke depan jumlah road tank dari  kelompok penambang Kedewan akan ditambah sesuai standarisasi Pertamina EP Asset IV Field Cepu.

Baca Juga :   Berkas Pengganti TKD Masih Diverifikasi

“Karena dari sejumlah road tank milik kelompok penambang di Kedewan, hanya satu yang lolos standarisasi pertamina, setelah dua kali diajukan,” imbuhnya.

Pihaknya baru menerima Standart Operating Procedure (SOP) berikut lampiran-lampirannya pada Jumat (25/08/2017) lalu, selanjutnya langsung mendaftarkan sejumlah armada road tank milik kelompok penambang di Kedewan namun sebagian besar belum memenuhi standar sehingga ditolak Pertamina EP Asset IV.

Kemudian, BBS melakukan pengajuan lagi setelah dilakukan perbaikan dan akhirnya baru 2 unit road tank yang dianggap memenuhi standar yang dipersyaratkan. Selain kendaraannya, crew atau orangnya juga harus lolos medical check up.

“Karena baru 2 unit yang memenuhi standar, untuk sementara kami baru kirim 2 road tank, sambil menunggu kesiapan armada dari kelompok penambang yang lain,” imbuhnya.

Dalam melaksanakan ini, BBS akan mengutamakan sesuai aturan yang dipersyaratkan. Standarisasi harus ada, keselamatan pekerja diutamakan, kesejahteraan penambang menjadi prioritas dan masalah lingkungan juga menjadi perhatian.

Sementara itu, Field Manager Pertamina EP Asset IV Field Cepu, Heru Irianto, membenarkan jika PT BBS mengirimkan minyak mentahnya pada Rabu malam.

Baca Juga :   BUMD Blora Ingin Kerjasama Kelola Jargas

“Iya benar, tetapi hanya 53 Bph, jauh dari perjanjian,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *