SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Di Wilayah yang terkenal dengan sebutan Kota Minyak, yaitu Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ternyata terdapat tujuh wilayah yang rawan terjadi bencana kekeringan. Hal itu diungkapkan oleh Dahlan Rosidi, Kasi Trantib Kecamatan Cepu, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (06/9/2017).
Menurut Dahlan, wilayah tersebut antara lain, Dukuh Jambe, Kelurahan Tambakromo, Kemudian Desa Mernung, Dukuh Joho, Desa Mulyorejo, Dukuh Sarirejo, Kelurahan Ngelo, Dukuh Wonorejo, Kelurahan Cepu, Dukuh Sambongan, Kelurahan karangboyo, dan Dukuh Karang, Kelurahan Ngroto.
“Paling Parah adalah Dukuh Jambe, Kelurahan Tambakromo,” kata Dahlan.
Diketahui, musim kemarau tahun 2017 ini, memaksa warga di Dukuh Jambe harus berjalan sekira 5 kilo meter untuk  mendapatkan air bersih yang ada di Sendang Brungun wilayah setempat. Pasalnya, sejak dua bulan terakhir tidak ada hujan turun. Sehingga membuat sumber sumur-sumur warga mengering.
“Sudah dua bulan tidak ada hujan,” kata Suwardi (45) warga setempat.
Untuk mendapatkan air bersih, kata dia, warga harus berjalan sejauh 5 kilo meter menuju sumber air.(ams)