KWRK : Pekerjaan PPCA Tak Sesuai Target

rapat pertagas

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Tudingan penyerobotan pekerjaan proyek pipa gas Gresik – Semarang (Gresem) milik Pertamina Gas (Pertagas) di section 5 A yang dialamatkan Lembaga Swadaya Masyarakat Sekitar Tambang Peduli Minyak (LSM-MSTPM) Bojonegoro, Jawa Timur, ditanggapi Konsorsium Wijaya Karya-Rabana-Kelsri (KWRK), kontraktor Pertgas.

Perwakilan KWRK, Saud menjelaskan alasan pengalihan pekerjaan di section 5 dari PT Putra Perkasa Citra Abadi (PPCA) ke tangan PT Arandra Citra Mandiri (ACM). Menurut dia, pengalihan pekerjaan ini dikarenakan ada keterlambatan pekerjaan di section 4, termasuk section 5 di wilayah Bojonegoro yang sekarang dipermasalahan Ketua LSM MSTPM, Suparmo.

“Pekerjaan yang dikerjakan PPCA tidak sesuai target,” tegas Saud saat hearing dengan Komisi C DPRD Bojonegoro, Jumat (8/9/2017).

Dari total 68 kilometer (KM) yang dikerjakan, lanjut Saud, baru 30 kilometer yang selesai. Namun demikian, kata dia, KWRK masih memberikan toleransi perpanjangan waktu hingga empat bulan kepada perusahaan lokal termasuk milik Suparmo, tetapi tetap tidak ada progress yang terlihat. 

“Dulu memang pada section 4 dan 5 kita fokus pada lokal. Salah satunya ada PT Useng yang menggandeng Suparmo. Tapi berjalan empat bulan produktivitasnya tidak terlihat,” ungkap Saud.

Baca Juga :   Gagas Sumur Minyak Tua Jadi Wisata Geologi

Sementara di sisi lain, lanjut Saud, PT Arandra Citra Mandiri (ACM) yang sudah mengerjakan pipa di section 2, 3, dan 6 produktivitasnya sangat baik. Bahkan memperlihatkan progress yang sangat bagus karena memang KWRK ditarget menyelesaikan pekerjaan ini pada Januari 2017 mendatang. 

“Oleh karena itu, kami meminta PT ACM untuk mengerjakan section 4 dan 5 atau sepanjang di wilayah Bojonegoro,” pungkas Saud.

Perwakilan KWRK lainnya, Muhsin menambahkan untuk pekerjaan pipa gas di Bojonegoro ada 11 Kecamatan yang dilewati. Di antaranya Kecamatan Baureno, Kepohbaru, Sumberejo, Balen, Kapas, Bojonegoro, Dander, Kalitidu, Gayam, Purwosari, dan Padangan.

Penanaman pipa 28 inci sepanjang 267 Kilometer dari Gresik ke Semarang ini sepanjang 68 Kilometer dikerjakan di Bojonegoro. Sementara masing-masing area dibagi menjadi beberapa section. Satu section kurang lebih dibagi 30 kilometer. Sementara tiap section tersebut, pelaksananya berbeda. 

“Untuk  Bojonegoro, kami sudah menyerahkan pekerjaan tersebut kepada PT Prima Jaya Perkasa, ini mainkontraktor kami asli dari Bojonegoro dan dua PT lainnya yang juga menyerap pekerja dari lokal,” imbuhnya. 

Baca Juga :   Tak Persoalkan MCL Batal Bebaskan Lahan

Ada beberapa rekomendasi perusahaan oleh pelaksana lokal termasuk salah satunya adalah perusahaan milik Suparmo. Tapi dari evaluasi management, perusahaan tersebut tidak bisa melakukan pekerjaan dengan baik.

Sebelumnya, Suparmo telah melaporkan masalah tersebut kepada Komisi C DPRD Bojonegoro. Dia mengaku kecewa karena pekerjaan section 5A yang sekarang dikerjakan oleh mainkontraktor KWRK, PT ACM di wilayah Kecamatan Gayam belum terbit surat perintah kerja (SPK) nya. Seharusnya SPK tersebut ditujukan Kepada PT Putra Perkasa Citra Abadi (PCA).

“Seharusnya PT PPCA yang mengerjakan, tapi diserobot oleh PT ACM,” tuding Suparmo. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *