SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban- Gelombang aksi solidaritas untuk muslim Rohingnya di Rakhine Myanmar, terus berdatangan. Kini giliran dari SMP Tahfidz Entrepreneur Khirunnas dan Amil Zakat Nurul Hayat Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Mereka mengajak semua pengguna jalan di kawasan bundaran Patung Letda Soecipto membacakan 100 ribu surat Al Fatihah untuk muslim Rohingnya.
“Aksi solidaritas “99” kali ini fokus pada doa,†ujar Direktur Pesantren Khirunnas Tuban, Khalid Andurrohman, kepada suarabanyuurip.com, saat ditemui usai aksi, Sabtu (9/9/2017).
Pantauan di lapangan, Khalid bersama 50 santrinya sejak pukul 08:00 WIB sudah bersiap di traffic light sebelah barat patung. Sebagian santri langsung melafalkan surah Al Fatihah menggunakan pengeras suara.
Lainnya bersiap ketika lampu merah menyala satu persatu santri memberikan selebaran kepada pengguna roda dua dan roda empat. Selebaran tersebut berisi ajakan membaca surat Al Fatihah.
Kholid yakin do’a untuk muslim rohingnya tidak terhalang oleh pasukan penjaga rohingnya.
“Mari luangkan waktu kita untuk membacakan doa buat saudara muslim. Doa bisa kita dilakukam bakda sholat, dalam aktifitas, maupun dalam perjalanan,†seru Kholid.
Tak hanya doa, masyarakat juga diajak berdonasi untuk muslim rohingnya langsung atau melalui transfer. Dengan mengirimkan donasi ke nomor rekening Bank Cimd Niaga: 89-000-270-8600 (SMP Khairunnas A.N. Yayasan Nurul Hayat), Rekening Bank Mandiri: 1420014773708 (Yayasan Nurul Hayat). Untuk konfirmasi dapat memghubungi nomor Hp, 085931003344/081334449184/085730995758.
“Kami membuka donasi dan alhamdulillah sudah terkumpul Rp15 juta,” imbuh pria berkulit sawo matang ini.
Tak hanya masyarakat, rencananya penggalangan donasi juga menyasar perusahaan di Bumi Wali (sebutan lain Tuban). Baik swasta, BUMN, maupun skala Internasional.
Kholid menegaskan, apapun dalih di balik kekerasan muslim rohingnya tidak dibenarkan. Atas nama kemanusiaan pemberangusan maupun pengusiran sipil dari daerahnya harus dihentikan.
Aksi lebih dari satu jam ini memperoleh apresiasi dari publik. Sekitar pukul 09:20 WIB peserta aksi membubarkan diri dan kembali ke pesantrenya, dengan didampingi aparat Kepolisian Resort (Polres) Tuban. (aim)