Sepakat Tindaklanjuti Pengelolaan Sumur Tua

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Suyoto, menyampaikan, hasil dari rapat koordinasi dengan Pertamina EP Asset IV Field Cepu dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) terkait pengelolaan sumur tua cukup bagus.

“Masing-masing menyampaikan progresnya tentang perkembangan mengelola sumur tua,” kata Bupati Suyoto, saat dihubungi Suarabanyuurip.com, Senin (11/9/2017).

Setelah rapat hari ini, semua pihak sepakat untuk menindaklanjuti beberapa hal yang dirasa penting pengelolaan sumur tua. Diantaranya, bagaimana supaya minyak itu tidak mengurangi yang sekarang dibakar melalui penyulingan di wilayah sumur tua.

“Kemudian, meningkatkan komunikasi supaya pembinaan, peningkatan kapasitas penambang bisa dilanjutkan dengan lebih baik,” tukasnya.

Suyoto menyatakan, akan ada pertemuan lanjutan dan dilakukan bertahap dengan Pertamina EP Asset IV Field Cepu, penambang, kelompok penambang, dan KUD Sumber Pangan yang sekarang ini masih aktif menerima minyak mentah di sumur tua.

Disinggung persiapan PT BBS dalam mengelola sumur tua, Kang Yoto, sapaan akrab Bupati Suyoto ini meminta Suarabanyuurip.com bertanya langsung kepada perusahaan berplat merah tersebut.

Baca Juga :   Sukowati Tambah Produksi 2.200 Bph di Tengah Pandemi Covid-19

“Saya harap, sesuai misi awal di sumur tua itu jangan ada kerusakan lingkungan, pemberdayaan jalan, dan negara mendapatkan pendapatan yang lebih baik,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Operasional PT BBS, Tonny Ade Setiawan, belum memberikan jawabannnya.

Seperti diketahui, BUMD PT BBS hingga saat ini masih menyetorkan minyak mentahnya kepada Pertamina EP Asset IV Field Cepu sebesar 200 barel per hari (Bph) dari target yang diberikan yakni 500 Bph.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *