Humpuss Patragas Ajukan Permohonan Minyak Banyuurip

Kilang Humpuss di Cepu

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – PT Humpuss Patragas dikabarkan tengah mengajukan permohonan minyak mentah dari lapangan Banyuurip, Blok Cepu di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

“Saat ini sedang mengajukan permohonan minyak untuk kembali beroperasi lagi dari lapangan Banyuurip. Sekarang tergantung Pak Menteri,” kata Henk Subekti, Plh. Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Migas Cepu.

Dengan kondisi kilang yang saat ini berdiri di lahan PPSDM, kilang tersebut tidak bisa di operasikan. “Tidak bisa. Karena karakteristik kilang Humpuss, untuk minyak lapangan Alas Dara Kemuning (ADK). Sekarang dia (Humpuss) mengajukan minyak dari Banyuurip, karakteristiknya berbeda,” terangnya.

Sejak selesai dibangun tahun 1998 lalu, Kilang dengan kapasitas produksi 10.000 barel per hari (bph) tersebut belum pernah di operasikan.

Dari informasi yang dihimpun suarabanyuurip.com, proses produksi belum bisa berjalan lantaran feedstock (bahan baku) melalui instalasi pipa yang telah disiapakan dari sumur minyak ke kilang belum tersedia. Meskipun konstruksi kilang minyak sudah selesai sejak tahun 1998 lalu.

Baca Juga :   Pertamina EP Asset 4 Resmikan Penanaman Padi di Lahan Buffer Zone

Sementara, Kilang milik PPSDM Migas Cepu, sampai saat ini masih eksis produksi meski tidak maksimal. Kilang peninggalan penjajahan Kolonial Belanda yang dibangun pada tahun 1894 tersebut, memiliki kapasitas produksi  3.800 bph.

Menurut Henk, saat ini Kilang PPSDM hanya mengolah 200 bph. Jumlah tersebut menurun dari produksi biasanya yang rata-rata bisa mengolah sekira 1.800 bph. Hal itu dipengaruhi oleh pailitnya PT Geo Cepu Indonesia (GCI) yang merupakan KSO dari Pertamina.

“Kami tidak bisa mengolah 1.800 bph. Karena terjadi kerusakan pada peralatan milik Pertamina. Sehingga tidak bisa mengirimkan minyak mentah,” kata dia.

Saat ini, lanjut dia, Pertamina masih memperbaiki kerusakan alat untuk memulihkan produksi kembali.  “Kondisi ini dipengaruhi GCI pailit,” tandasnya.

Untuk diketahui, pasokan minyak mentah (Crude Oil) dari Main Getering Sistem (MGS) Menggung milik Pertamina EP Asset 4 Field Cepu.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *