Berikan Tambahan Split 5 Persen untuk J-TB

Menteri ESDM Ignasius Jonan.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, menyatakan, telah memberikan insentif berupa tambahan split atau bagi hasil sebesar 5 persen yang sebelumnya diajukan oleh Pertamina EP Cepu (PEPC), operator proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB).

“Ya, minta tambahan lima persen sudah saya kasih,” ujarnya saat konferensi pers di lapangan unitisasi gas J-TB, di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (25/9/2017) kemarin.

Jonan, menyebutkan, apabila PEPC tidak diberikan tambahan split tersebut maka proyek EPC GPF tidak akan berjalan. Karena salah satu hal penting sekarang ini adalah efisiensi capex pengembangan lapangan dari sebelumnya US$2,1 miliar menjadi sebesar US$1,55. Sehingga negara bisa hemat US$550 juta.

“Kalau bisa hemat bagus dong,” imbuhnya.

Sebelumnya, untuk penambahan insentif ini masih menunggu kesepakatan akhir berupa nilai atau harga yang akan dicapai dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), operator Blok Cepu, terkait pengambilalihan saham di lapangan Jambaran-Tiung Biru.(rien)

Baca Juga :   DBH Migas Bojonegoro 2016 Meningkat

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *